Manfaat Minyak Eucalyptus untuk Rambut

Minyak nabati adalah minyak yang dihasilkan oleh tanaman, baik dari daun, batang, akar, bunga, biji, atau getahnya. Mereka mengandung banyak vitamin maupun sifat-sifat lainnya yang baik untuk tubuh. 

Mereka juga dapat digunakan secara topikal atau penggunaan luar, atau dijadikan tambahan masakan. Salah satu yang dikenal adalah minyak eucalyptus. Minyak dengan aroma pedas ini digunakan secara topikal untuk beragam manfaat, seperti untuk rambut. Berikut manfaat serta cara menggunakan minyak eucalyptus untuk rambut.

Seputar Minyak Eucalyptus

Minyak eucalyptus adalah minyak hasil penyulingan atau ekstraksi dari daun pohon Eucalyptus globulus, pohon cemara yang dikenal karena pertumbuhannya yang cepat. Meskipun pohon eucalyptus berasal dari Australia, namun kini mereka sudah tumbuh di seluruh dunia.

Seperti yang tertera pada sebuah studi pada 2016, minyak eucalyptus memiliki sifat antimikroba, antijamur, dan herbisida. Mereka bermanfaat untuk rambut, yang bisa dioleskan pada rambut dapat merangsang folikel rambut, meningkatkan kesehatan rambut, mempromosikan pertumbuhan rambut, meredakan kulit kepala gatal dan mengobati kutu kepala.

Menggunakan minyak eucalyptus harus hati-hati. Seperti minyak esensial lainnya, minyak eucalyptus juga perlu untuk diencerkan terlebih dahulu dengan minyak pembawa sebelum mengoleskannya langsung ke kulit.

Manfaat minyak eucalyptus untuk rambut

Berikut beberapa kaitan dan manfaat minyak eucalyptus untuk rambut yang didukung dengan beberapa penelitian.

  • Eucalyptus dan pertumbuhan rambut

Sebuah studi pada 2010 menyimpulkan bahwa minyak kayu putih memiliki sifat anti-inflamasi. Meskipun tidak dibuktikan oleh penelitian klinis, para ahli ini memercayai bahwa minyak eucalyptus untuk rambut dapat mengurangi peradangan kulit kepala, sehingga menciptakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan rambut.

  • Minyak kayu putih dan ketombe

Sekitar setengah dari populasi orang dewasa diperkirakan mengalami ketombe dan dermatitis seboroik terkait. Sebuah laporan tahun 2012 yang diterbitkan dalam Asia Pacific Journal of Tropical Disease, menunjukkan bahwa minyak kayu putih memiliki sifat antijamur dan antiseptik yang dapat bertindak sebagai pengobatan anti-ketombe.

  • Minyak kayu putih dan kutu kepala 

Kutu rambut sangat menjijikan serta menganggu karena membuat Anda gatal dan terus menggaruk. Kehadiran mereka pun sangat berdampak buruk pada kulit kepala. Jika Anda terlibat dalam wabah kutu rambut ini, Anda mungkin bisa mempertimbangkan minyak eucalyptus sebagai pengobatannya.

Sebuah studi di Australia pada tahun 2017 menyimpulkan bahwa khasiat, keamanan, dan kemudahan penggunaan minyak eucalyptus; yang dalam larutan Leptospermum petersonii; menjadikannya alternatif yang produktif dalam pengobatan kutu rambut.

Sebelum menggunakan minyak eucalyptus untuk kutu kepala, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter Anda, yang mungkin memiliki saran lain untuk pengobatan dan pastikan Anda tidak memiliki alergi pada minyak ini.

  • Minyak eucalyptus dan piedra

Piedra merupakan salah satu jenis infeksi jamur yang menyebabkan pembentukan nodul pada batang rambut. Piedra juga memiliki dua jenis, yaitu piedra putih dan hitam. Untuk nodul dari piedra putih biasanya ditemukan di rambut wajah dan tubuh. Sedangkan nodul dari piedra hitam biasanya ditemukan di rambut tepatnya di kulit kepala. Minyak eucalyptus, menurut studi pada tahun 2012, terbukti efektif melawan jamur Trichosporon ovoides sebagai penyebab di balik infeksi ini.

Ada cukup banyak penelitian klinis yang dilakukan pada minyak eucalyptus. Beberapa di antaranya menunjukkan adanya manfaat untuk rambut, seperti efeknya pada ketombe, kutu kepala, dan piedra. 

Selain itu, ada pula beberapa klaim tentang minyak eucalyptus, seperti dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, tapi belum terbukti secara klinis dan masih memerlukan penelitian lebih mendalam.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menambahkan minyak eucalyptus ke dalam rutinitas perawatan rambut Anda, ingatlah untuk selalu mengencerkannya atau itu akan berbahaya. Jika Anda masih ragu atau khawatir tentang apakah akan menggunakannya atau bagaimana cara menggunakannya, bicarakan dengan dokter atau dokter kulit Anda.

Temukan lebih banyak informasi seputar manfaat minyak eucalyptus di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga dapat berkonsultasi atau berdiskusi secara online dengan dokter seputar topik ini. Download aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Play Store. 

Manfaat Daun Mangga Bagi Kesehatan

Banyak orang sudah cukup familiar dengan buah tropis yang manis ini. Mangga bisa dibilang merupakan salah satu buah yang paling disukai di seluruh dunia. Mungkin Anda juga tidak menyadari bahwa ternyata daun mangga juga bisa dikonsumsi. Daun mangga muda sangat lembut, sehingga daun ini dimasak dan dimakan di beberapa budaya. Karena daun mangga dianggap sangat bernutrisi, manfaat daun mangga dibuat dalam bentuk teh dan suplemen. 

Manfaat daun mangga telah digunakan dalam praktik pengobatan Ayurveda dan obat Cina tradisional selama ribuan tahun. Meskipun batang, kulit pohon, akar, dan bauh digunakan dalam pengobatan tradisional, manfaat daun mangga dipercaya dapat membantu merawat diabetes dan kondisi kesehatan lainnya. 

  • Kaya senyawa tanaman

Daun mangag mengandung beberapa senyawa tanaman yang bermanfaat, termasuk polifenol dan terpenoid. Terpenoid sangat penting untuk penglihatan yang optimal dan kesehatan imun. Terpenoid juga merupakan antioksidan, yang melindungi sel-sel Anda dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas. Di sisi lain, polifenol memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan. Beberapa penelitian menyatakan bahwa polifenol dapat meningkatkan bakteri usus dan membantu merawat serta mencegah kondisi seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan juga kanker. Mangiferin, sebuah polifenol yang ditemukan di banyak tanaman, namun khususnya sangat tinggi pada mangga dan daun mangga, dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan. Studi juga menginvestigasi senyawa ini memiliki agen anti-bakteri dan merupakan potensi perawatan untuk tumor, diabetes, penyakit jantung, dan juga abnormalitas pencernaan lemak. Meskipun demikian, penelitian lanjutan pada manusia masih dibutuhkan. 

  • Memiliki sifat anti-peradangan

Banyak dari potensi manfaat daun mangga berasal dari sifat anti peradangan mangiferin. Meskipun peradangan adalah bagian dari respon imun normal tubuh Anda, peradangan kronis dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit. Studi pada hewan menyatakan bahwa sifat anti peradangan yang ada pada daun mangga dapat melindungi otak Anda dari kondisi seperti Alzheimer dan juga Parkinson. Dalam satu studi, ekstrak daun mangga yang diberikan pada tikus dalam dosis 5 mg per kg dapat membantu mengatasi oksidatif yang diberikan secara artifisial dan penanda bio peradangan di otak. Sama seperti sebelumnya, studi pada manusia masih dibutuhkan. 

  • Melindungi dari penumpukan lemak

Ekstrak daun mangga dapat membantu mengatasi obesitas, diabetes, dan sindrom metabolisme dengan cara mengganggu metabolisme lemak. Beberapa studi hewan menemukan bahwa ekstrak daun mangga dapat menghambat akumulasi lemak pada sel-sel jaringan. Studi lain pada tikus menunjukkan bahwa sel-sel yang dirawat menggunakan ekstrak daun mangga memiliki level penumpukan lemak yang lebih rendah dan level adinopectin yang lebih tinggi. 

Adinopectin adalah protein pensinyal sel yang memainkan peran penting dalam metabolisme lemak dan regulasi gula di dalam tubuh. Level yang lebih tinggi dapat melindungi dari obesitas dan penyakit kronis yang berhubungan dengan obesitas. Dalam sebuah studi pada tikus yang menderita obesitas, tikus yang diberi makan ekstrak daun mangga sebagai tambahan diet tinggi lemak memiliki penambahan lemak perut yang lebih kecil dibandingkan dengan tikus yang hanya diberi diet tinggi lemak. 

Dalam studi lain, 97 orang dewasa dengan kelebihan berat badan diberi 150 mg mangiferin setiap harinya memiliki level lemak yang lebih rendah di dalam darah dan memiliki indeksi resistensi insulin yang lebih baik. Resistensi insulin yang lebih rendah berarti manajemen diabetes yang membaik. Meskipun demikian, beberapa manfaat daun mangga di atas masih terbatas pada studi pada hewan dan uji tabung reaksi. Oleh sebab itu, penelitian lanjutan pada manusia masih dibutuhkan guna mengonfirmasi hal ini. 

Inilah Jenis Cedera Olahraga yang Sering Terjadi

Anda bisa menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar dengan melakukan aktivitas olahraga. Dengan berolahraga, maka tubuh Anda akan bergerak dengan aktif. Tidak hanya membuat tubuh Anda menjadi bugar dan stamina meningkat, olahraga juga berkontribusi positif terhadap kondisi kesehatan mental. Namun, saat berolahraga, Anda perlu untuk fokus menyelaraskan gerakan tubuh dengan baik. Jika Anda mulai kehilangan konsentrasi, bisa saja Anda mengalami cedera olahraga.

Cedera olahraga dapat memiliki berbagai jenis. Tingkat keparahannya juga bervariasi mulai dari ringan hingga serius. 

Jenis Cedera Olahraga

Berikut beberapa cedera olahraga yang kerap terjadi.

1. Pergelangan Kaki Terkilir

Cedera ini membuat otot pergelangan kaki menjadi terkilir. Cedera ini juga merupakan salah satu jenis cedera yang kerap dialami oleh orang-orang yang sering berolahraga. Kaki yang terkilir dapat disebabkan karena terjadinya robekan atau peregangan yang berlebihan pada tendon, urat, atau otot. Cedera olahraga ini kerap terjadi pada kaki karena area ini merupakan lokasi di mana tiga tulang bertemu. Hal ini juga kerap terjadi saat Anda jogging atau berjalan di permukaan yang tidak rata.

Jika kaki Anda terkilir, sebaiknya Anda beristirahat terlebih dahulu. Hindari berjalan atau berdiri, lalu kompreslah menggunakan es untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang timbul.

2. Cedera pada Tulang Kering

Cedera pada tulang kering ditandai dengan timbulnya sensasi rasa nyeri yang terjadi pada betis dan tulang kering bagian atas. Cedera tulang kering atau shin splints disebabkan karena terjadi peradangan pada otot. Pada umumnya, Anda berisiko terkena cedera tulang kering terjadi saat melakukan aktivitas seperti berlari atau melompat. Tak hanya itu, penyebab cedera tulang kering yang paling sering yaitu saat Anda mulai meningkatkan intensitas aktivitas fisik secara tiba-tiba. Penyebab lainnya dari cedera olahraga ini yaitu karena Anda menggunakan sepatu yang tidak nyaman saat berlari, atau berlari menanjak atau menuruni jalanan aspal yang keras.

Untuk meredakan nyeri pada tulang kering, Anda bisa mengompres betis dan tulang kering dengan es dan diamkan selama beberapa menit. Jika rasa sakit pada tulang kering tak kunjung mereda, Anda bisa mengonsumsi  obat untuk meredakan nyeri dan radang seperti ibuprofen atau aspirin. Jika cedera olahraga Anda tidak segera membaik, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. 

3. Nyeri pada Pinggang

Nyeri pada pinggang juga kerap dialami oleh orang yang berolahraga dengan cara bersepeda, bermain golf, mengangkat beban, bermain tenis, dan bisbol. Biasanya rasa nyeri pada pinggang akan muncul di bagian pinggang atau punggung bagian bawah. Nyeri yang timbul dapat disebabkan karena banyak hal seperti saraf yang terjepit, otot atau tendon sobek, dan cakram yang tergelincir. Jika hal ini terjadi, makan bisa menjadi suatu pertanda bahwa olahraga yang sedang Anda jalani sudah terlalu berat bagi tubuh dan Anda membutuhkan istirahat.

Anda dapat mengobati nyeri pinggang ini dengan cara beristirahat terlebih dahulu kemudian mengompres pinggang menggunakan es. Hindari melakukan gerakan seperti membungkuk dan mengangkat beban yang berat.  

4. Cedera pada Bahu

Bahu bisa terkena cedera olahraga apalagi setelah Anda melakukan olahraga seperti push up, berenang, bisbol, atau bermain bulu tangkis. Hal ini karena sendi bahu Anda melakukan pergerakan yang berulang-ulang secara intens yang dapat menyebabkan otot-otot bahu menjadi kelelahan dan bisa membengkak atau sobek. Jika Anda mengalami cedera pada bahu akibat olahraga, segera hentikan gerakan pada lengan dan bahu Anda, kemudian kompreslah bagian bahu yang terasa nyeri menggunakan es lalu diamkan selama 15 sampai 20 menit. 

5. Kram pada Otot

Salah satu cedera olahraga yang kerap dialami oleh banyak orang adalah kram otot. Hal ini juga sering dialami oleh orang-orang atau Anda yang langsung melakukan gerakan olahraga tanpa mengawali dengan pemanasan terlebih dahulu. Kram otot dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, tetapi biasanya saat kram akan terasa di kaki. Saat otot menjadi kram, otot akan mengalami kontraksi secara tiba-tiba yang akan membuat Anda mulai merasakan nyeri pada bagian tubuh yang diserang. Otot yang kram akan sulit digerakkan selama beberapa detik atau menit. Kram otot juga berbahaya karena bisa mengancam nyawa jika terjadi ketika Anda sedang berenang karena berisiko tenggelam.

Pneumoconiosis, Waspada Debu di Lingkungan Kerja

Pneumoconiosis adalah penyakit paru yang disebabkan oleh partikel debu tertentu. Biasanya partikel debu ini ditemukan di lingkungan kerja khusus.

Gejala pneumoconiosis mencakup kesulitan bernafas dan batuk-batuk. Ada beberapa hal yang membedakan penyakit ini dari infeksi paru lainnya.

Pneumoconiosis dapat terjadi ketika seseorang menghirup partikel debu khusus, biasanya debu dari asbes, silika, dan batu bara. Paparan terhadap debu-debu tersebut terjadi selama bertahun-tahun.

Paru-paru tidak bisa benar-benar membersihkan partikel debu sampai hilang seluruhnya. Akibatnya, lama kelamaan pneumoconiosis akan terbentuk, peradangan terjadi karena tubuh mencoba melawan.

Pneumoconiosis disebut juga occupational lung disease. Kondisi ini tidak dapat disembuhkan, tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencoba mengontrolnya.

Apa itu pneumoconiosis?

Seperti yang disinggung di atas, pneumoconiosis adalah penyakit paru-paru akibat partikel debu yang dapat merusak. Jenis penyakit bervariasi, tergantung pada jenis debu yang terhirup.

Berikut beberapa jenis debu yang mungkin menyebabkan pneumoconiosis:

  • Debu batubara, akibat pengeboran batu dalam penambangan
  • Serat asbes, seringkali terjadi dalam instalasi atap
  • Debu kapas, biasanya dari pabrik tekstil
  • Silika, seringkali dari pasir dan batu saat pengecoran
  • Berilium, logam ringan yang digunakan dalam industri elektronik
  • Aluminium oksida, kobalt, dan talc

Jenis pneumoconiosis ditentukan berdasarkan debu yang dihirup. Ada penyakit coal workers’ pneumoconiosis (CWP) akibat batubara, ada byssinosis yang disebabkan oleh serat kapas, ada pula asbestosis akibat serat asbes.

Ketika seseorang menghirup debu berbahaya tersebut, sisa-sisa partikel debu dapat tersimpan di paru-paru. Sistem kekebalan tubuh akan mencoba menyerang partikel debu tersebut supaya tidak menyebabkan kerusakan.

Kondisi inilah yang menyebabkan peradangan, terkadang dapat berkembang lebih lanjut dan menimbulkan jaringan parut (fibrosis).

Gejala penyakit

Pneumoconiosis butuh waktu lama untuk berkembang. Partikel debu menumpuk secara perlahan, butuh waktu bertahun-tahun untuk memunculkan reaksi di paru-paru. Sebab itu, biasanya gejala tidak langsung muncul ketika paparan debu terjadi.

  • Gejala utama penyakit ini adalah sebagai berikut:
  • Kesulitan bernafas atau sesak nafas
  • Batuk, mungkin menghasilkan dahak
  • Sesak di dada

Gejala-gejala tersebut mirip dengan pilek atau penyakit umum lainnya. Sebab itu, pada awalnya pneumoconiosis sulit dideteksi. Dokter perlu memahami riwayat pekerjaan Anda untuk membantu menentukan diagnosis.

Faktor risiko

Faktor risiko untuk pneumoconiosis sangat jelas, yakni ada beberapa jenis pekerjaan yang memperbesar kemungkinan seseorang bersentuhan dengan jenis debu yang berbahaya.

Beberapa pekerjaan yang meningkatkan risiko penyakit ini antara lain:

  • Tukang atap dan tukang secara umum yang bekerja dengan asbes
  • Penambang batubara
  • Pekerja tekstil

Untungnya, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya pneumoconiosis. Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi pekerja antara lain:

  • Menjaga tingkat debu serendah mungkin
  • Ventilasi ruang kerja baik
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur
  • Menggunakan masker wajah dan pakaian pelindung
  • Mencuci tangan dan wajah sebelum makan atau minum

Pneumoconiosis tidak dapat disembuhkan. Sebab itu, pastikan Anda menjaga diri dengan melakukan langkah-langkah pencegahan tersebut untuk mengurangi risiko.

Perbedaan Jenis Air Minum yang Harus Anda tahu!

Air minum sangat penting untuk kesehatan semua orang. Minum air secara teratur membantu Anda tetap terhidrasi setiap saat dan memastikan ginjal dan organ pengatur lainnya berfungsi dengan baik. Air minum juga berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, membantu penyerapan nutrisi, meningkatkan sirkulasi oksigen darah dan banyak lagi. Namun, air minum ternyata memiliki banyak sumber air yang menghasilkan perbedaan rasa ketika Anda mengamatinya dengan cermat.

Faktor-faktor seperti TDS dalam air minum, nilai mineral, dan sebagainya memainkan peran penting dalam menentukan apakah air tersebut layak untuk diminum atau tidak. Tapi tahukah Anda bahwa ada banyak jenis air minum? Mulai dari air mineral, RO hingga sparkling water. Simak berbagai jenis air minum yang harus Anda tahu berikut ini.

Jenis Air Minum

1. Air keran 

Air keran biasanya Anda gunakan untuk pekerjaan rumah tangga seperti membersihkan, menyiram toilet, memasak, berkebun dan mencuci pakaian, dan banyak lagi. Air keran biasanya milik pemerintah, sehingga Anda harus membayar tagihannya setiap bulan dan bisa didapatkan dengan mudah melalui keran rumah.  

Air ini biasanya tidak cocok untuk keperluan minum. Meskipun mungkin merupakan pilihan air minum ini lebih murah, namun air yang disalurkan untuk umum mungkin tidak bebas dari kotoran dan mungkin mengandung partikel plastik, residu pestisida, aluminium, dan zat lain yang tidak diinginkan.

2. Sparkling water

Anda mungkin sering menemukan banyak sparkling water di restoran ketika seorang pelayan akan bertanya apakah Anda lebih suka air bersoda soda atau air mineral. Sparkling water adalah variasi air minum yang berbuih dan bersoda. Desisnya berasal dari gas alami dan bukan karena berkarbonasi. Rasanya murni dan bersih dan penuh dengan kalsium, magnesium, dan potasium.

Ini adalah alternatif yang baik untuk minuman ringan berbasis gula. Air soda dapat berupa mata air, air murni atau bahkan air mineral yang sudah ditambahkan dengan karbon dioksida, dan berubah menjadi air soda. Meskipun air soda kaya akan mineral, namun hal ini tidak cukup untuk meningkatkan kesehatan Anda. Sparkling water biasanya jauh lebih mahal daripada air keran atau air mineral lainnya.

3. Air mineral

Memilih air mineral memang mudah, namun sebenarnya memiliki perhatian khusus yang harus Anda tahu.  Anda harus memilih air minum kemasan yang memiliki campuran kalium bikarbonat dan magnesium sulfat yang tepat. Air mineral sebaiknya sudah melalui 10 langkah proses pemurnian. TDS dalam air minum berdiri antara 80 sampai 120 PPM untuk bisleri yang ideal untuk konsumsi manusia.

Air mineral penting dalam air adalah apa yang membuat Anda merasa lebih sehat ketika meminumnya. Ini adalah pilihan tepat untuk Anda minum setiap hari dan membantu melancarkan pencernaan. Karena dikemas dalam plastik PET, botol kosong bekas dapat dibuang dan didaur ulang secara efisien.

4. Air murni RO

Reverse Osmosis (RO) Purified Water mengacu pada air keran atau air tanah yang telah diperoleh dari sumbernya dan telah menjalani perawatan pemurnian di pabrik. Proses pemurnian menghilangkan semua bakteri, kontaminan dan padatan terlarut agar cocok untuk diminum dan keperluan lainnya.

5. Air sulingan

Seperti air yang dimurnikan, air suling atau air demineralisasi juga merupakan air yang telah mengalami proses pemurnian untuk menghilangkan mineral dan garam. Meskipun air suling secara teknis adalah air murni, namun tidak tepat untuk dikonsumsi karena kekurangan garam dan mineral dapat menyebabkan kekurangan mineral dalam tubuh. 

Air minum ini jika dikonsumsi dapat menyebabkan Anda kehilangan natrium, kalium, klorida, dan magnesium. Air suling adalah pilihan ketika air keran adalah satu-satunya sumber air dan Anda harus menyingkirkan kemungkinan bakteri dan kotoran.

Penyebab dan Gejala Infeksi Telinga Termasuk Bagian Dalam

Infeksi telinga bagian dalam adalah kondisi peradangan pada telinga, baik itu pada telinga bagian luar maupun bagian tengah atau dalam.

Kondisi ini tentu saja menyebabkan rasa sakit yang cukup perih, dan sangat menganggu penderitanya terutama jika mendengar suara, baik pelan maupun kencang atau tersentuh benda di luar atau benda tersebut masuk ke dalam.

Infeksi telinga ini dapat menyerang siapa saja, yaitu anak-anak dan orang dewasa. Pada anak-anak kondisi ini merupakan kondisi yang ringan dan cepat berlalu karena bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 3 hari.

Sedangkan pada orang dewasa tidak jarang infeksi telinga yang terjadi merupakan kondisi yang sangat berat serta sulit hilang, dan kemungkinan merupakan gejala suatu kondisi kesehatan yang serius sehingga dalam penanganannya harus melibatkan operasi.

Penyebab

Terjadinya infeksi telinga bagian dalam umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang melalui udara atau benda-benda yang masuk telinga, dan bergantung bagian telinga yang terinfeksi.

Pada bagian luar, infeksi terjadi karena adanya air yang tertinggal yang diakibatkan oleh berenang atau mandi.

Kondisi ini pada akhirnya membuat telinga luar lembap dan bakteri pun berkembang biak. Bakteri ini pun dapat menjadi infeksi apabila bagian telinga luar Anda tersebut secara tidak sengaja tergores atau karena iritasi akibat benda di luar telinga.

Sedangkan pada bagian dalam atau tengah umumnya disebabkan oleh flu atau masalah pernapasan lain.

Infeksi yang ada dapat berpindah dari satu telinga ke telinga lainnya melalui saluran eustachius yang terletak di dalam telinga serta menyebabkan iritasi dan pembengkakan yang ditandai dengan adanya cairan yang jika tidak mengering dapat menumpuk di gendang telinga sehingga berbahaya bagi pendengaran.

Gejala

Gejala pada infeksi telinga ini cukup beragam. Jika pada bagian dalam adalah peradangan, pusing, mual, muntah serta menumpuknya cairan di gendang telinga. Pada bagian luar adalah telinga menjadi gatal, menyakitkan, lembut, merah, dan bengkak.

Komplikasi

Pada beberapa kasus, infeksi telinga dapat menyebabkan komplikasi. Adapun komplikasi yang dapat timbul adalah:

Gangguan pendengaran, ini adalah komplikasi yang umum terjadi serta bersifat ringan. Komplikasi ini bisa hilang dengan sendirinya.

Kemampuan bicara terhambat, jika infeksi telinga terjadi pada bayi akan menghambat kemampuannya untuk dapat berbicara, dan dapat menghambat tumbuh-kembang.

Infeksi menyebar, infeksi ini berupa tonjolan di belakang telinga atau mastoid yang dapat memicu kerusakan pada tulang dan membentuk nanah.

Gendang telinga robek, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan pendengaran, dan bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 72 jam atau melalui operasi.

Pengobatan dan pencegahan

Umumnya infeksi pada telinga ini dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi dalam beberapa hal Anda bisa melakukan hal-hal berikut untuk mengatasinya, yaitu:

  • Kompres telinga dengan air hangat
  • Konsumsi obat pereda nyeri seperti Ibuprofen dan Asetaminofen
  • Gunakan obat tetes telinga
  • Konsumsi obat dekongestan

Apabila pengobatan-pengobatan di atas tidak memberikan efek yang bagus, dan semakin memperparah keadaan, Anda disarankan untuk ke dokter untuk diberikan antibiotik khusus atau dokter akan menyarankan untuk melakukan pembedahan jika infeksi yang Anda derita cukup parah.

Selain mengatasi, Anda juga perlu melakukan pencegahan supaya tidak terkena kondisi yang sama.

Pencegahan-pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah menjaga kebersihan telinga luar dan dalam dengan rutin mencuci tangan, hindari asap rokok, dan melakukan vaksinasi untuk menghindari penyakit penyebab infeksi telinga bagian dalam seperti flu dan pneumokokus.

Kenali Ciri-Ciri Kurang Tidur Anggota Keluarga Anda

keluarga tidur bersama di tempat tidur - lack of sleep on kids potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Anda mungkin sudah merasa kenal dengan gejala kurang tidur yang terjadi pada diri Anda. Namun, Anda juga harus memerhatikan ciri-ciri kurang tidur yang ada pada buah hati Anda.”

Kurang tidur seringkali dialami oleh orang dewasa yang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Anda juga sudah mengetahui beberapa dampak yang akan terjadi pada pagi hari ketika Anda tidak memiliki tidur yang cukup saat malam hari.

Lalu, bagaimana dengan anak-anak Anda? Tidak seperti Anda yang bisa menunjukkan perubahan ketika kurang tidur, pada anak-anak ciri-ciri kurang tidur akan lebih sulit terlihat. Bayi ataupun anak-anak belum bisa mengutarakan apa yang sedang mereka alami, sehingga Anda akan mengalami kesulitan untuk mengetahui apakah anak Anda kurang tidur atau tidak.

Di bawah ini akan dijelaskan ciri-ciri kurang tidur pada tiap anggota keluarga, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

Ciri-ciri kurang tidur pada orang dewasa

Begadang menyelesaikan pekerjaan, insomnia, dan hal lainnya bisa menjadi penyebab Anda mengalami kualitas tidur yang buruk. Akibatnya, pada pagi hari Anda akan merasakan beberapa ciri-ciri dampak kurang tidur, seperti:

  • Merasa masih sangat mengantuk
  • Tubuh lemas dan mudah lelah
  • Menjadi sulit bangun di pagi hari
  • Membutuhkan kafein untuk memulai hari
  • Sulit untuk fokus
  • Lambat dalam merespons sesuatu
  • Menjadi emosional
  • Mudah merasa gelisah, dll

Ciri-ciri di atas juga bisa terjadi pada orang tua yang baru memiliki anak karena harus begadang untuk bergantian mengurus sang buah hati. Akan tetapi pernahkah Anda berpikir bahwa anak-anak mengalami kesulitan untuk tidur dan menjadi kurang tidur?

Kurang tidur pada bayi dan ciri-cirinya

Melansir dari parentingscience.com, para peneliti menemukan adanya perilaku insomnia pada anak kecil. Perilaku insomnia ini mengacu kepada masalah yang disebabkan oleh penolakan anak saat diajak tidur, atau pola pengasuhan yang lama sehingga anak mengalami kesulitan untuk tertidur di malam hari.

Selain itu, anak-anak juga tidak bisa mengenal dengan baik apakah mereka berada dalam kondisi mengantuk atau tidak.

Dalam sebuah percobaan pada anak usia 8 – 10 tahun tidak diizinkan tidur lebih dari 4 jam di malam hari menunjukkan bahwa adanya perubahan tampilan dan penurunan kognitif pada sang anak. Namun, ketika ditanyakan, mereka bersikeras mengatakan bahwa mereka tidak mengantuk.

Ciri-ciri kurang tidur pada bayi dan anak pun bisa berbeda. Tanda anak mengalami kurang tidur hampir serupa dengan orang dewasa, di antaranya:

  • Lebih sulit untuk bangun pagi
  • Mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi
  • Tertidur di kelas saat siang hari
  • Menjadi lebih emosional
  • Lebih sering tidur di akhir pekan sebagai bentuk mengganti tidur yang hilang 

Sedangkan ciri-ciri kurang tidur pada bayi bisa berupa:

  • Kurangnya minat pada lingkungan sekitar
  • Memiliki kecenderungan untuk berpaling dari hal-hal yang merangsang gerak
  • Mata terlihat sayu
  • Lebih sering menguap
  • Kehilangan nafsu makan

Baik pada orang dewasa maupun anak, kurang tidur atau tidak memiliki kualitas tidur yang baik akan berpengaruh pada aktivitas sehari-hari, bahkan bisa menimbulkan penyakit yang berkaitan dengan fungsi otak bila dilakukan secara terus menerus. Maka dari itu, orang tua memiliki peran penting untuk mengembalikan pola tidur yang baik di dalam keluarga.

Cara mengatasi sulit tidur

Pada orang dewasa dan anak-anak dapat melakukan beberapa cara yang serupa agar terhindar dari kurang tidur, seperti:

  • Buat pola tidur dan bangun di waktu yang sama setiap harinya
  • Menghindari aktivitas yang bisa merangsang, seperti penggunaan gadget
  • Menghindari pencahayaan buatan sebelum tidur, atau mematikan lampu
  • Membuat posisi nyaman sebelum tidur

Sedangkan pada bayi, Anda bisa melakukan beberapa hal ini untuk membuat bayi Anda tertidur:

  • Pastikan anak tidak dalam kondisi lapar
  • Bedong si kecil agar merasa hangat
  • Membuat suasana sepi dan nyaman
  • Melakukan pijatan lembut di area yang disenangi bayi Anda

Itulah ciri-ciri kurang tidur yang dialami oleh orang dewasa hingga bayi. Penyebab terjadinya kurang tidur sangat bergam. Oleh karena itu hindarilah penyebab-penyebab tersebut agar keluarga Anda memiliki kualitas tidur yang baik.

Ciri-ciri kurang tidur di atas bisa memberikan dampak bila tidak diatasi, baik dampak jangka pendek berupa terganggunya aktivitas sehari-hari, hingga dampak jangka panjang seperti mengalami penyakit demensia.

Suplemen Vitamin Becefort, Inilah Manfaatnya Bagi Tubuh

Anda ingin tubuh tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit? Konsumsi segera Vitamin Becefort, suplemen vitamin yang dibuat untuk kebutuhan Anda tersebut.

Ini adalah suplemen vitamin yang berbentuk kaplet dan sirup dengan variasi ukuran yang berbeda, dan diproduksi oleh Phapros. Harga suplemen ini adalah di kisaran Rp 6.000-an, yang dapat diperoleh di toko-toko obat online dan offline.

Obat ini sendiri merupakan obat bebas yang berarti obat dapat diperjualbelikan secara bebas di toko-toko obat atau minimarket tanpa melalui resep dokter.

Mengenai kandungan dalam suplemen

Suplemen ini diketahui mengandung banyak vitamin yang bermanfaat baik bagi kesehatan tubuh, dan dapat memenuhi keperluan nutrisi bagi tubuh.

Vitamin-vitamin yang terkandung di dalam suplemen ini adalah vitamin B1, B2, B6, B12, kalsium pantotenat, vitamin B3, vitamin C, dan vitamin E.

Mengenai manfaat suplemen

Seperti halnya suplemen, Vitamin Becefort juga untuk membantu kekurangan kadar vitamin dalam tubuh terutama di masa tumbuh-kembang serta juga untuk membantu kekebalan tubuh.

Manfaat ini sebenarnya bisa Anda dapatkan dari makanan sehari-hari seperti buah dan sayuran serta kacang-kacangan, ikan, dan daging tanpa lemak. Namun tidak semua orang bisa memenuhi semua hal tersebut sehingga suplemen sangat diperlukan untuk menambal kekurangan tersebut.

Manfaat lainnya adalah suplemen dapat menangkal radikal bebas, melancarkan sistem metabolisme dalam tubuh, melancarkan kinerja otak, dan mempercepat proses penyembuhan saat Anda sakit.

Cara meminum dan dosis yang diperlukan 

Untuk meminum suplemen bisa dengan menelan langsung kaplet dengan air putih jika obat berbentuk kaplet atau diminum memakai sendok teh jika berbentuk sirup.

Dosis yang diperlukan dari suplemen ini adalah 1 tablet 1 hari. Supaya lebih efektif konsumsilah suplemen bersamaan dengan makanan supaya lebih mudah dicerna tubuh.

Interaksi obat

Anda sebaiknya memperhatikan jika suplemen mempunyai interaksi dengan obat-obatan tertentu. Interaksi ini akan memengaruhi tingkat efisiensi suplemen dalam memenuhi kebutuhan vitamin atau malah dapat menyebabkan efek samping.

Jika Anda ingin mengonsumsi bersamaan dengan obat-obatan lain, Anda harus terlebih dahulu konsultasikan dengan dokter.

Kelompok rentan

Adapun suplemen juga tidak diperbolehkan dikonsumsi oleh orang-orang yang mengalami hipersensitivitas dan alergi terhadap salah satu bahan dari suplemen.

Efek samping

Sampai sejauh ini suplemen dilaporkan tidak menimbulkan efek samping sama sekali sehingga dapat dikatakan aman dikonsumsi.

Namun ada baiknya Anda tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan karena hal itulah yang dapat menyebabkan efek samping. Jadi, konsumsilah suplemen secara wajar dan sesuai anjuran yang sudah ditetapkan.

Cara penyimpanan

Simpanlah suplemen di tempat yang sejuk dan kering kemudian jangan sampai terpapar sinar matahari langsung, dan jauhkanlah dari jangkauan anak-anak.

Hal-hal lain

Apabila dosis dalam suplemen terlewat waktu pemberiannya karena Anda lupa, segera kejar dosis tersebut jika waktunya belum terlalu lama. Namun jika sudah sudah sangat terlewati segera ganti dengan dosis baru, dan jangan sesekali Anda menggandakan dosis yang bisa menyebabkan efek samping.

Konsultasikan pada dokter jika Anda ingin mengonsumsi suplemen namun Anda mempunyai masalah berupa riwayat penyakit tertentu, yaitu gangguan fungsi hati, penyakit ginjal, dan penyakit jantung yang dikhawatirkan kandungan dalam suplemen dapat memicu penyakit-penyakit tersebut.

Apabila Vitamin Becefort, suplemen vitamin yang berbentuk kaplet salut selaput ini sudah memasuki masa kedaluwarsa dan sudah habis terpakai, segera buang pada tempat sampah khusus untuk menghindari penyalahgunaan dan pencemaran lingkungan.

Mengenal Burning Mouth Syndrome yang Membuat Lidah Terasa Terbakar

masalah lidah - burning mouth potret stok, foto, & gambar bebas royalti

“Pernahkah Anda mengalami sensasi lidah terasa terbakar padahal tidak mengonsumsi makanan pedas? Bisa jadi Anda mengalami burning mouth syndrome (BSM). Kenali serba-serbi BSM tersebut.”

Pada saat Anda memakan makanan terlalu pedas, Anda akan mengalami kondisi lidah terasa terbakar. Hal ini terjadi karena adanya zat capsaicin yang ada di dalam cabai. Namun, perasaan lidah terbakar atau panas tersebut bisa mereda setelah meminum minuman dingin atau mengonsumsi makanan manis.

Akan tetapi, jika Anda mengalami lidah terasa terbakar selama berhari-hari dan tidak dipicu oleh makanan pedas atau panas, bisa jadi Anda menglami BMS. BMS atau burning mouth syndrome adalah kondisi di mana adanya rasa sakit seperti terbakar pada lidah dan membran mukosa.

Burning mouth syndrome biasanya ditandai dengan adanya rasa terbakar dan nyeri pada lidah, bibir, gusi, langit-langit, hingga rongga mulut. Kondisi ini muncul secara tiba-tiba tanpa sebab yang spesifik dan berlangsung secara lama, mulai dari hitungan bulan hingga tahun.

Pada saat sindrom ini terjadi, maka pasien akan merasakan sensasi lidah terasa terbakar dan semakin parah seiring waktu hingga terasa seperti lidah tersiram air panas, sehingga kadangkala akan menyebabkan adanya penurunan fungsi indera pengecap.

Penyebab burning mouth syndrome

Pemicu munculnya burning mouth syndrome atau sindrom mulut terbakar dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Sindrom mulut terbakar primer (Primary burning mouth syndrome)

Beberapa penelitian mengatakan bahwa primary burning mouth syndrome terjadi karena adanya gangguan fungsi saraf perifer atau pusat. Selain itu, bila tidak ada kelainan klinis yang dapat diidentifikasi, maka kondisi tersebut masuk ke dalam sindrom mulut terbakar primer atau idiopatik.

  • Sindrom mulut terbakar sekunder (Secondary burning mouth syndrome) 

Penyebab jenis ini biasanya terjadi karena adanya kondisi medis yang mendasari. Beberapa di antaranya:

  • Mulut kering (xerostomia)
  • Kondisi mulut lainnya, seperti adanya infeksi jamur 
  • Defisiensi nutrisi
  • Alergi terhadap suatu makanan dan bahan tambahannya
  • Refluks asam lambung
  • Alergi atau efek samping obat-obat tertentu
  • Kebiasaan menjulurkan, dan menggigit lidah
  • Gangguan endokrin
  • Faktor psikologis

Bila Anda pengguna gigi palsu dan tidak pas, maka meskipun hal tersebut tidak membuat terjadinya sindrom mulut terbakar, tetapi bisa memperburuk gejala-gejala yang timbul.

Gejala sindrom mulut terbakar

Beberapa gejala ini mungkin bisa terjadi ketika Anda mengalami burning mouth syndrome.

  • Sensasi panas atau lidah terasa terbakar, terkadang juga terjadi di bibir, gusi, langit-langit mulut, hingga tenggorokan
  • Sensasi mulut kering sehingga terus merasa haus
  • Adanya perubahan rasa pada mulut seperti menjadi rasa pahit 
  • Kehilangan atau mati rasa

Gejala-gejala tersebut bisa memiliki pola yang berbeda-beda, seperti:

  • Terjadi setiap pagi setelah Anda bangun tidur dengan rasa yang ringan, namun gejala akan semakin parah seiring berjalannya hari
  • Langsung terjadi sesaat segara bangun tidur dan terus bertahan sepanjang hari
  • Terkadang datang, namun bisa juga menghilang tiba-tiba

Seperti yang sudah disebutkan bahwa sindrom mulut terbakar ini akan berlangsung selama hitungan bulan hingga tahun. Namun, di beberapa kasus tapi jarang terjadi, gejala lidah terasa terbakar dan lainnya bisa menghilang dengan sendirinya atau menjadi lebih jarang. Beberapa gejala juga bisa menghilang sesaat ketika Anda makan atau minum.

Ketika Anda mengalami sindrom mulut terbakar, Anda tidak perlu merasa cemas berlebih karena penyakit ini tidak akan menyebabkan perubahan fisik secara nyata pada lidah atau mulut Anda. 

Komplikasi burning mouth syndrome

Komplikasi ini bisa terjadi karena disebabkan atau dikaitkan dengan sindrom mulut terbakar, terutama pada rasa ketidaknyamanan.

  • Susah tidur
  • Sulit mengunyah
  • Menimbulkan cemas hingga depresi

Tindak pencegahan sindrom mulut terbakar 

Tidak ada cara spesifik yang bisa dilakukan untuk mencegah sindrom ini. Namun, dengan menghindari penggunaan tembakau, makanan asam, pedas, minuman soda bisa mencegah terjadinya lidah terasa terbakar dan juga sindrom BMS.

Jadi, jika lidah terasa terbakar disertai dengan sakit pada mulut yang tidak kunjung sembuh setelah dua minggu, maka Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Perlunya diagnosis dokter agar Anda bisa mengetahui penyebab dan tingkat keparahan, serta mencegah adanya komplikasi bila keadaan ini terus berlangsung. 

Obat Serolin: Kegunaan, Dosis, dan Efek Sampingnya

Penderita gangguan jantung mungkin sudah mengenal sedikit banyak tentang obat serolin ini. Obat ini, merupakan obat jantung yang di dalamnya memiliki kandungan utama Necorgoline. Manfaatnya yakni untuk obat jantung serta pembuluh darah. 

Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk penyakit yang terjadi pada otak serta migraine. Ingin tahu informasi lebih banyak tentang obat jantung satu ini? Silakan simak informasi lengkapnya pada bagian berikut, ya. 

Ringkasan Singkat

Serolin memiliki kandungan bahan aktif berupa Nicergoline. Di pasaran, obat ini dijual dengan kemasan 1 dos berisi 2 setrip x 21 tablet salut gula. Dari segi manfaat serolin bisa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah vaskulo-metabolik serebral akut dan kronis seperti trombosis, gangguan sirkulasi, dan juga emboli. 

Selain itu, serolin juga bisa digunakan sebagai obat gangguan vaskulo-metabolik perifer akut dan juga kronis. Misalnya saja, obstruksi vaskular pada ektremitas, syndrome Raynaud, dan lain sebagainya.

Sedangkan untuk dosis pemakaiannya yakni sebagai berikut: 

  • Bagi orang dewasa, dosisnya yakni 30-60 mg dalam 2-3 dosis yang dibagi. 
  • Sebaiknya, obat dikonsumsi ketika dalam keadaan perut kosong. 

Jika kamu ingin mendapatkan obat ini, silakan minta resep atau saran dari dokter. Tanpa resep atau rekomendasi tersebut, apotik dan beberapa toko obat-obatan di manapun tidak akan memberikan obat ini. 

Perlu Diperhatikan

Tentu saja, konsumsi obat ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan jika mengkonsumsi obat ini. Misalnya saja, kamu tidak boleh mengkonsumsi serolin 30 mg jika sedang hamil atau sedang menderita porphyria.

Efek Samping

Sebagaimana penggunaan obat lainnya, konsumsi serolin juga memiliki efek samping. Tapi mungkin, dalam beberapa kasus, efek samping tidak dirasakan bagi sebagian pengguna. Namun, tidak ada salahnya jika kamu mengetahui apa saja efek samping yang mungkin dirasakan. 

Nantinya, jika kamu khawatir terhadap efek samping yang dirasakan, kamu bisa langsung mengkonsultasikannya kepada dokter yang merawatmu. Berikut ini informasi mengenai efek samping dari konsumsi obat satu ini:

  • Efek samping yang umumnya terjadi: ada beberapa efek samping yang umum terjadi seperti gangguan gastrointestinal ringan, mengantuk, insomnia, atau terkadang merasakan adanya sensasi panas di wajah.
  • Efek samping lainnya: ada juga beberapa efek samping lain yang mungkin terjadi. Terkadang ada perbedaan efek samping tergantung pada kondisi pasien. 
  • Jika kamu merasakan kondisi tidak enak badan atau mengalami kondisi tertentu setelah mengkonsumsi obat ini, silakan beritahu dokter sesegera mungkin untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. 

Penyimpanan

Dalam setiap obat, tentu juga ada aturan penyimpanan yang harus dilakukan. Biasanya, aturan penyimpanan mesti dilakukan agar obat tidak berubah bentuk atau malah mengurangi efektivitas dari penggunaan obat. Penasaran tentang bagaimana metode penyimpanan obat ini? Berikut ini informasi lengkap mengenainya: 

  • Silakan simpan obat ini di tempat yang kering dan juga sejuk
  • Usahakan menyimpan obat ini pada suhu di bawah 25 derajat celcius
  • Usahakan tempat penyimpanan jauh dan tidak dapat dijangkau oleh anak-anak
  • Jangan pernah menggunakan obat ini jika telah masuk tanggal kadaluarsa. Akan hal ini, silakan untuk mengecek tanggal kadaluarsa obat yang sudah tertera pada kemasan. Jika tidak ada, silakan minta konfirmasi masa berlaku obat dari tempat kamu membeli obat ini

Kamu bisa mendapatkan obat serolin ini di pasaran dengan harga Rp 170.000 – Rp 220.000 / strip untuk dosis 10 mg. Sedangkan untuk serolin 30 mg dibandrol dengan harga Rp 275.000 – Rp 450.000 / strip. 

Sekadar informasi, beberapa uraian yang ada di atas hanya sedikit pengetahuan mengenai obat ini saja. Akan lebih baik jika kamu mendapatkan informasi secara langsung dari dokter maupun apoteker yang memang mengerti tentang kelengkapan dari obat ini.