Penyakit Disentri: Penyebab, Jenis, dan Cara Mengobatinya

Disentri adalah penyakit peradangan yang terjadi pada usus yang menyebabkan diare disertai lendir bahkan darah. Penyakit disentri umumnya terjadi antara 3-7 hari.

penyakit disentri

Disentri ini merupakan penyakit yang mudah sekali menular dan menyebar antarmanusia terlebih lingkungan yang kotor.

Penyebab Penyakit Disentri

Penyakit disentri disebabkan oleh dua, yaitu bakteri dan amoeba. Disentri dibedakan menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu:

  • Disentri basiler atau shigellosis yang disebabkan oleh bakteri shigella yang paling sering ditemui. Akan tetapi bakteri lain yang juga menginfeksi adalah E. coli, salmonella, dan Campylobacter.
  • Disentri Amoeba yang disebabkan oleh infeksi Entamoeba histolytica.

Sebagian besar disentri yang terjadi di daerah tropis disebabkan oleh amoeba karena buruknya sanitasi di daerah tersebut. Misalnya buang air besar tidak pada tempatnya atau tidak mencuci tangan setelah buang air.

Sedangkan disentri yang disebabkan oleh bakteri seringnya terjadi di banyak tempat termasuk daerah yang iklimnya dingin.

Kondisi yang kotor ini kemudian dapat membuat orang yang tidak terinfeksi, akan berkontak dengan bakteri dan amoeba dari kotoran tersebut.

Kelompok yang paling rentan terinfeksi terutama anak-anak dan orang tua lanjut usia. Kelompok-kelompok ini kurang memiliki kesadaran akan  kebersihan.

Berikut beberapa bentuk penyebaran yang dapat terjadi:

  • Orang yang tidak terinfeksi disentri akan tertular jika berenang atau berendam di tempat yang sama dengan penderita disentri
  • Penderita yang terinfeksi lalu menyiapkan makanan atau minuman tapi sebelumnya tidak mencuci tangan
  • Air untuk memasak, minum, atau mandi sudah terinfeksi bakteri atau amoeba penyebab disentri
  • Melakukan kontak langsung atau hubungan seksual dengan penderita penyakit disentri

Gejala Penyakit Disentri

Berbeda jenis disentri dan penyebabnya, berbeda pula gejala yang akan muncul.

  1. Gejala Penyakit Disentri Akibat Amoeba

Gejala pada disentri akibat amoeba biasanya lebih tinggi tingkat keparahannya. Amoeba ini dapat keluar melalui dinding usus dan masuk ke pembuluh darah. Sehingga amoeba dapat menginfeksi organ-organ tubuh yang lain dan menyebabkan terjadinya luka pada organ tersebut. Berikut gejala penyakit disentri akibat amoeba yang biasanya muncul, yaitu:

  • Penderita akan merasa demam dan menggigil
  • Sakit perut
  • Tinja keluar punya konsistensi cair, biasanya disertai darah dan lendir
  • Badan terasa lemas
  • Mual dan muntah
  • Ketika buang air besar terasa sakit
  • Terjadi konstipasi saat diare

Gejala disentri akibat amoeba ini biasanya terjadi beberapa minggu. Meski gejala sudah mereda, parasit terus berada di tubuh. Ketika imun tubuh orang terinfeksi tersebut lemah, parasit akan kembali menginfeksi dan gejala disentri akan muncul lagi.

  • Gejala Penyakit Disentri Akibat Bakteri

Gejala disentri yang disebabkan oleh bakteri ini agak berbeda dan lebih ringan dibanding disentri amoeba. Gejala akibat bakteri ini akan muncul 1-3 hari setelah terjadinya infeksi.

Berikut gejala-gejala yang muncul:

  • Terasa sakit perut yang parah
  • Tinja yang keluar disertai darah dan lendir
  • Penderita mengalami demam
  • Terasa mual dan muntah

Biasanya, pada infeksi yang tidak parah, sakit perut yang dirasakan ringan, disertai diare, namun tanpa lendir.  Biasanya disentri ringan bisa sembuh dengan sendirinya tanpa mendapatkan perawatan dokter. Kasus tinja berdarah dan berlendir termasuk kondisi yang parah. Hanya saja kondisi ini tergolong jarang terjadi.

Cara Mengobati Penyakit Disentri

Pengobatan penyakit disentri juga tergantung pada penyebabnya.

  1. Mengobati Disentri Amoeba

Obat yang diresepkan dokter untuk mengobati disentri ini berupa penghancur amoeba yang ada di usus, hati, ataupun darah. Biasanya obat ini akan dikonsumsi selama 10 hari. Jenis obat disentri amoeba ini adalah metronidazole atau tinidazole.

Sedangkan obat untuk disentri amoeba tanpa menunjukkan gejala biasanya diberikan jenis diloxanide furoate atau iodoquinol.

  • Mengobati Disentri Bakteri

Disentri akibat bakteri pada umumnya memang dapat sembuh sendiri tanpa perawatan khusus dalam kurun waktu seminggu. Untuk mengurangi gejala dan merasa nyaman, Anda bisa melakukan hal-hal seperti memperbanyak minum air agar tidak dehidrasi, mengkonsumsi obat mengandung bismuth subsalisilat untuk meredakan kram perut, serta mengonsumsi obat pereda nyeri.

Hal yang perlu diperhatikan saat mengalami penyakit disentri akibat bakteri adalah tidak diperbolehkan konsumsi obat diare mengandung loperamide. Sebab, obat ini malah berpotensi memperparah gejala disentri. Jika tidak berkurang, periksalah ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

Tags:

Cara Mencegah dan Mengobati Lutut Keseleo

Lutut keseleo dapat terjadi saat terjadinya peradangan berlebihan dan robekan pada jaringan ikat atau ligament di sendi lutut. Ligamen sendiri merupakan jaringan yang menghubungkan dengan tulang yang satu dengan lainnya. Ketika lutut Anda keseleo maka ligamen yang menghubungkan tulang pada dengan tulang kering mengalami cedera.

Lutut keseleo akan mengakibatkan ketidaknyamanan hingga meninggalkan rasa sakit pada penderitanya. Perlu Anda tahu, lutut kita memiliki empat jaringan utama, yaitu dua jaringan ikat yang berfungsi untuk menstabilkan lutut di bagian depan dan belakang, serta dua lainnya di bagian kanan dan kiri lutut.

Oleh karena itu, terdapat beberapa jenis lutut keseleo berdasarkan jaringan ikat mana yang mengalami cedera. Penanganan lutut keseleo pun tergantung pada jenis ligamen yang cedera. Umumnya untuk penanganan awal, dokter akan menyarankan hal berikut:

  • Konsumsi obat antinyeri

Obat ini bisa diresepkan oleh dokter atau Anda beli sendiri di apotek

  • Mengistirahatkan sendi lutut yang cedera

Anda juga akan disarankan untuk mengistirahatkan sendi lutut yang cedera dengan mengganjal bagian bawah kaki dengan bantal ketika sedang beristirahat untuk membantu dalam mengurangi pembengkakan pada sendi lutut.

  • Kompres dengan air dingin

Tempelkan es batu yang dilapisi dengan handuk atau kain pada sendi lutut selama 20 menit, ulangi setiap beberapa jam sekali. Langkah ini juga dapat mengurangi pembengkakan maupun nyeri, dan menghentikan perdarahan di dalam persendirian.

  • Membalut lutut keseleo

Pembalutan dengan perban yang elastis juga dapat menurunkan pembengkakan. Namun, pastikan Anda tidak membalut lutut terlalu kencang karena dapat menghambat sirkulasi darah pada sendi.

  • Lakukan mobilisasi sendi lutut dengan bidai

Langkah ini bertujuan untuk melindungi lutut Anda dan menstabilkan dalam proses penyembuhan. Jika hasil evaluasi dokter menunjukan bahwa jaringan ikat lutut Anda mengalami robekan, dokter akan menyarankan tindakan pembedahan.

Cara mencegah lutut keseleo

  • Berhati-hati saat berkendara
  • Melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya.
  • Melakukan olahraga untuk menguatkan otot kaki
  • Jangan menambah intensitas Latihan fisik terlalu cepat
  • Memakai sepatu olahraga dengan ukuran yang sesuai saat beraktivitas atau olahraga.

Tags:

Apa Itu Irigasi Telinga? Berikut Penjelasannya

Dokter akan melakukan irigasi telinga dengan alat khusus

Menjaga kesehatan dan kebersihan telinga bisa dengan berbagai macam cara, seperti salah satunya dengan menggunakan terapi telinga. Meski terdengar aneh, irigasi telinga menjadi salah satu cara yang bisa digunakan, dengan cara ini kesehatan telinga akan terjaga dengan seksama sehingga akan terhindar dari kondisi luka maupun gangguan lain.

Kebersihan telinga sekaligus kesehatannya perlu dijaga dengan baik, karena jika tidak organ penting yang satu ini akan rentan mengalami gangguan. Selain fungsinya sebagai indra pendengaran, telinga juga memiliki peran penting dalam keseimbangan tubuh. Jika terjadi masalah dalam pendengaran, maka keseimbangan tubuh juga akan terganggu.

Terapi Telinga

Terapi menjadi salah satu cara dari sekian banyak metode yang bisa dipakai untuk membersihkan telinga agar kesehatannya juga dapat terjaga. Meski demikian, untuk melakukan terapi ini tidak boleh sembarangan dan harus dilakukan oleh dokter. Berikut ini beberapa terapi yang bisa dipakai untuk membersihkan telinga demi menjaga kesehatan.

  • Irigasi Telinga

Merupakan salah satu tindakan untuk membersihkan liang telinga dari kotoran atau benda asing yang masuk ke dalamnya. Metode ini dilakukan dengan cara membilas saluran telinga bagian luar dengan air steril atau cairan saline steril. Agar aman dan tidak justru membuat masalah, cara ini harus dilakukan oleh dokter spesialis.

Secara umum teknik ini dilakukan dengan mengalirkan air bertekanan ke dalam liang telinga, tujuannya untuk mengeluarkan impaksi serumen prop atau benda asing secara mekanik. Dalam proses pembersihan terdapat beberapa alat yang digunakan, seperti misalnya spuit dan electronic irigators.

Terapi ini harus dilakukan oleh dokter agar lebih aman, namun sebelum prosedur dilakukan dokter terlebih dahulu akan memeriksa keadaan telinga terlebih dahulu dengan alat yang disebut otoskop. Tujuannya, untuk memastikan proses terapi aman untuk dilakukan. Setelah itu, dilakukan proses selanjutnya yakni penyemprotan air steril atau cairan saline ke dalam telinga.

Meski demikian, terapi telinga yang satu ini tidak disarankan bagi orang yang sebelumnya sudah mengalami infeksi telinga. Atau dalam keadaan terinfeksi kronis atau infeksi berulang pada telinga, hingga pernah menjalani operasi telinga atau orang yang mengalami robek pada gendang telinga mereka.

  • Akupunktur Telinga

Manfaat utama irigasi telinga adalah untuk membersihkan kotoran, sementara manfaat kesehatan lebih luas bisa didapatkan jika menggunakan akupunktur telinga. Terapi ini merupakan jenis tradisional asal China yang dilakukan dengan cara menusukkan jarum ke titik-titik tertentu pada telinga.

Metode ini diklaim memiliki beragam manfaat bagi kesehatan telinga, beberapa di antaranya seperti mengatasi insomnia, arthritis, nyeri pascaoperasi, sakit kepala dan migrain hingga sembelit. Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa terapi ini bisa mengatasi demensia pada lansia, selain itu metode ini juga mampu membantu orang untuk berhenti merokok.

Meski demikian, beberapa manfaat kesehatan dengan melakukan terapi telinga masih memerlukan kajian lebih lanjut. Akupunktur menjadi terapi yang aman untuk dilakukan, dengan catatan terapi ini dilakukan oleh terapis yang sudah mempunyai sertifikat dan kompetensi dalam bidang akupunktur, karena prosesnya yang menggunakan jarum akupunktur yang steril dan peralatan bersih.

Bagi seseorang yang mengalami masalah pendengaran, tentu harus mempertimbangkan untuk mencoba beberapa terapi yang ada. Namun, sebelum memilih terapi pastikan terlebih dahulu sudah melakukan konsultasi ke dokter THT. Sangat disarankan untuk tidak sembarangan melakukan terapi telinga secara mandiri, seperti misalnya mengorek telinga dan menggunakan ear candle.

Tags: , ,

Keriput

Keriput merupakan perubahan pada penampilan di bagian kulit dimana hal tersebut terjadi akibat penuaan. Tidak hanya itu, keriput juga bisa terjadi karena sering terkena sinar matahari. Keriput tidak hanya terjadi di bagian wajah, namun juga bisa terjadi di bagian leher, tangan, dan lengan bawah.

Sinar matahari dapat mempengaruhi kulit manusia, terutama jika mereka memiliki kulit yang sangat cerah. Faktor-faktor lain yang dapat memicu hal yang sama adalah ekspresi wajah dan merokok. Meskipun keriput dapat mempengaruhi penampilan bagi sebagian orang, keriput dapat diatasi dengan pengobatan atau cara-cara lain yang direkomendasikan.

Gejala

Seseorang yang mengalami keriput di bagian kulit tentunya akan mengalami kerutan, dan kerutan tersebut bisa menjadi celah-celah atau kerutan yang dalam. Kerutan yang dialami bisa terjadi di sekitar mata, mulut, dan leher.

Penyebab

Keriput bisa disebabkan oleh faktor berikut:

  • Usia

Seiring bertambahnya usia, kulit akan menjadi semakin kurang elastis dan rapuh. Penurunan produksi minyak alami dapat membuat kulit manusia kering dan membuat penampilan lebih kusut.

  • Lemak

Lemak yang ada pada lapisan dalam kulit juga bisa berkurang. Hal tersebut dapat membuat kulit kendur, longgar, bergaris, dan terdapat celah yang jelas.

  • Jaringan ikat

Seseorang yang tidak memiliki jaringan ikat yang baik pada kulit akan kehilangan kekuatan dan fleksibilitas. Kulit juga akan mengendur lebih cepat.

  • Ekspresi wajah

Ekspresi wajah yang dilakukan secara berulang seperti senyum dan mengerutkan dahi dapat menyebabkan garis-garis halus dan berkerut.

  • Sinar UV

Sinar UV dapat mempercepat proses penuaan secara alami. Sinar UV juga memecah jaringan konektif kulit seperti serat kolagen dan elastin yang ada pada lapisan kulit dalam dermis.

  • Merokok

Kebiasaan merokok juga dapat mempercepat proses penuaan pada kulit sehingga dapat menunjukkan keriput. Masalah tersebut bisa terjadi karena adanya perubahan persediaan darah pada kulit.

Diagnosis

Jika Anda mengalami keriput, Anda dapat konsultasikan hal tersebut ke dokter. Dokter dapat melakukan diagnosis dengan menanyakan kondisi Anda dan pemeriksaan fisik.

Pengobatan

Untuk mengatasi keriput, berikut adalah pengobatan yang dapat dilakukan:

  • Obat-obatan

Anda dapat menggunakan obat retinoid topikal yang merupakan obat yang dapat mengurangi kerutan, bercak, dan kekasaran kulit. Selain retinoid topikal, Anda juga dapat menggunakan krim pencegah keriput dimana krim tersebut mengandung retinol dan antioksidan untuk menjaga kondisi kulit manusia.

  • Prosedur bedah dan teknik lainnya

Cara lain untuk mengatasi keriput bisa melalui prosedur bedah seperti laser, pengelupasan jaringan kulit, facelift, dan dermabrasi atau pengamplasan pada permukaan kulit.

Pencegahan

Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah keriput:

  • Lindungi diri dari sinar matahari.
  • Gunakan pelembab.
  • Mengkonsumsi makanan yang sehat.
  • Hindari minuman beralkohol.
  • Jangan merokok.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Jika Anda ingin bertemu dengan dokter, Anda sebaiknya persiapkan diri dengan mengajukan pertanyaan seperti:

  • Apa cara yang paling cocok untuk mengatasi keriput?
  • Berapakah biaya yang perlu dibayar untuk menjalani prosedur tersebut?
  • Apakah prosedur yang dilakukan aman?
  • Apakah ada tindakan lain yang perlu dilakukan?

Selama Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter juga akan menanyakan pertanyaan terkait dengan kondisi Anda seperti:

  • Produk apa yang Anda gunakan untuk menjaga kulit Anda?
  • Apakah Anda menggunakan tabir surya?
  • Apakah Anda sering terpapar matahari?
  • Apakah Anda perokok?

Kesimpulan

Keriput bukan merupakan gangguan yang serius pada kulit dimana gangguan tersebut dapat memicu kondisi yang parah. Meskipun demikian, Anda perlu menjaga kulit agar tetap sehat dan terlihat bagus. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengikuti anjuran yang disebutkan di atas.

Tags: , ,

Hal yang Perlu Anda Ketahui Seputar Stres Oksidatif

Tidak seimbangnya jumlah radikal bebas dan antioksidan di dalam tubuh dapat berujung pada stres oksidatif. Radikal bebas dapat menyebabkan reaksi kimia yang besar, sebab senyawa ini sangat mudah bereaksi dengan molekul lain.

Antioksidan sendiri merupakan molekul yang dapat menyumbangkan elektron pada senyawa radikal bebas, tanpa membuat dirinya jadi tidak stabil. Di sisi lain, radikal bebas menjadi lebih stabil dan tidak terlalu reaktif.

Lalu, apa yang terjadi jika seseorang memiliki jumlah radikal bebas dan antioksidan yang tidak seimbang atau stres oksidatif di dalam tubuhnya?

Efek buruk dari stres oksidatif

Secara umum, proses oksidasi sebetulnya merupakan reaksi yang normal terjadi di dalam tubuh. Tidak hanya itu, dalam kondisi normal, radikal bebas sebetulnya bermanfaat untuk turut melawan patogen penyebab penyakit.

Sayangnya, ketika jumlah radikal bebas lebih dari jumlah antioksidan , radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan lemak, DNA, dan protein di dalam tubuh. Sementara protein, lemak, dan DNA, membentuk sebagian besar tubuh kita. Jadi, bisa dimengerti bahwa stres oksidatif akan menggiring pada berbagai gangguan medis.

Diabetes, atherosclerosis, peningkatan tekanan darah, dan penyakit jantung merupakan beberapa penyakit yang kerap muncul sebagai dampak dari stres oksidatif.

Dalam beberapa kasus, stres oksidatif juga dapat berakhir menjadi penyakit kanker dan penyakit degeneratif saraf, seperti Parkinson dan Alzheimer.

Selain itu, stres oksidatif juga sangat berpengaruh pada kecantikan dan kesehatan kulit. Tanda-tanda penuaan dini akan muncul akibat terjadinya stres oksidatif.

Faktor risiko stres oksidatif

Tanpa paparan radikal bebas, secara alami tubuh memang memproduksi radikal bebas sebagai mekanisme untuk menjaga kesehatan tubuh itu sendiri. Sebagai contoh, saat Anda selesai berolahraga atau mengalami peradangan, tubuh akan memproduksi radikal bebas.

Akan tetapi, paparan radikal bebas dari luar tentu akan memperburuk keadaan. Misal, Anda terpapar pestisida tertentu, cairan pembersih, asap rokok, radiasi, serta polusi.

Pola makan juga berpengaruh dalam meningkatkan jumlah radikal bebas di dalam tubuh. Asupan makanan yang tinggi gula, lemak, dan alkohol, dapat meningkatkan kadar radikal bebas.

Bila kadar radikal bebas meningkat, tentu risiko terjadinya stres oksidatif pun meningkat.

Mencegah terjadinya stres oksidatif

Memang tidak mungkin untuk sepenuhnya menghindari paparan radikal bebas dan stres oksidatif. Tapi, tentu ada hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisasi efek buruk stres oksidatif pada tubuh Anda.

Salah satu cara untuk menghindari terjadinya stres oksidatif adalah memastikan asupan antioksidan yang memadai. Mengonsumsi lima porsi sayur dan buah per hari akan memberi tubuh nutrisi yang dibutuhkan untuk menghasilkan antioksidan. Buah beri, jeruk, sayuran berdaun hijau, brokoli, tomat, dan wortel merupakan beberapa sayur dan buah yang dapat menyediakan kebutuhan antioksidan yang diperlukan tubuh.

Anda juga dapat memperoleh asupan antioksidan dari ikan, kacang-kacangan, teh hijau, bawang putih, kunyit, dan kayu manis.

Menerapkan gaya hidup sehat juga sangat berperan dalam mencegah terjadinya stres oksidatif. Rutin berolahraga misalnya, diketahui dapat meningkatkan kadar antioksidan dan menekan kerusakan akibat stres oksidatif.

Kebiasaan lain yang sebaiknya Anda terapkan untuk menurunkan risiko stres oksidatif, antara lain tidak merokok dan menghindari asap rokok (sebagai perokok pasif), mengurangi asupan minuman beralkohol, tidur cukup dan berkualitas, serta menghindari makan berlebihan.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu menggunakan krim tabir surya untuk menghindari paparan radikal bebas dari radiasi sinar matahari.

Tags:

Konselor Laktasi

Melahirkan adalah waktu yang dinantikan dan merupakan tanda bahwa seseorang akan menjadi seorang ibu. Menjadi ibu merupakan tanggung jawab yang besar. Pada tahap awal, Anda perlu mengurus segala kebutuhan bayi, terutama tentang hal yang berkaitan dengan menyusui. Jika Anda belum membekali diri dengan pengetahuan mengenai hal ini, maka konselor laktasi dapat membantu Anda untuk membiasakan diri dengan situasi seperti ini.

Konselor laktasi adalah seorang konsultan yang ahli dalam menangani masalah ibu dan anak, dan mereka dapat membantu Anda yang baru menjadi ibu, dan bila Anda belum mengerti apapun tentang bagaimana cara merawat bayi, khususnya jika Anda ingin menyusui anak Anda.

Sebuah tinjauan yang meliputi 16 studi baru diterbitkan. Studi yang dilakukan melibatkan lebih dari 5.000 ibu. Tinjauan tersebut menunjukkan bahwa seseorang yang meminta bantuan konselor laktasi dapat memicu peningkatan jumlah ibu yang baru mulai menyusui.

Ada baiknya jika Anda baru punya anak dan ingin belajar mengenai cara-cara yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah yang kerap terjadi. Anda bisa meminta bantuan konselor laktasi jika Anda belum berpengalaman. Berikut adalah beberapa alasan bahwa Anda sebaiknya meminta bantuan kepada konselor laktasi:

  1. Konselor laktasi memiliki informasi yang berguna

Sebagian wanita mungkin telah belajar tentang menyusui sebagai persiapan menjelang kelahiran, dan sebagian wanita masih belajar setelah melahirkan anak. Menyusui juga membutuhkan waktu dan latihan supaya mereka semakin mahir untuk memberikan keperluan untuk bayinya.

Jika Anda pemula dan baru punya anak, Anda dapat menanyakan mengenai informasi yang berkaitan dengan hal ini dengan konselor laktasi. Anda bisa berdiskusi dengan konselor laktasi, baik masalah kecil maupun masalah besar. Konselor laktasi dapat memberikan tips tentang bagaimana cara untuk menangani bayi Anda, terutama pada saat menyusui.

Biasanya, konselor laktasi punya pengalaman bertahun-tahun untuk membantu Anda menyusui. Selain itu, hampir tidak ada masalah yang belum pernah dihadapi oleh para ahli tersebut. Semua masalah yang ada tentunya akan diatasi bersama dengan konselor laktasi.

  • Konselor laktasi dapat membantu proses menyusui

Konselor laktasi dapat membantu Anda agar Anda mempunyai pengalaman terbaik dalam menyusui. Mereka dapat memberikan dukungan penuh ketika Anda perlu arahan tentang menyusui. Mereka juga siap membantu Anda ketika Anda punya anak lagi.

  • Konselor laktasi dapat memberikan solusi selain proses menyusui

Konselor laktasi tidak hanya memberikan informasi yang berhubungan dengan menyusui, namun mereka juga dapat memberikan informasi lain seperti gangguan di bagian payudara, penambahan berat badan bayi yang lambat, dan sebagainya.

Khusus ibu yang sedang menyusui, banyak obat yang tidak tersedia atau disarankan untuk dikonsumsi karena dapat mempengaruhi ASI. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan masalah ini kepada konselor laktasi mengenai pengobatan secara alami untuk mengatasi masalah yang Anda alami.

Menyusui bisa menjadi hal yang sulit untuk dilakukan, terutama jika Anda belum berpengalaman. Jika Anda punya masalah seperti ini, Anda tidak perlu menyelesaikan masalah tersebut sendiri. Anda bisa menanyakan masalah yang Anda alami ke konselor laktasi. Tidak apa-apa jika Anda menanyakan bantuan profesional seperti konselor laktasi. Mereka akan siap membantu Anda dan dapat memberikan pengalaman yang terbaik untuk Anda.

Konselor laktasi dapat membantu Anda dan bayi menyesuaikan diri agar Anda mendapatkan kenyamanan ketika menyusui, dan supaya bayi Anda dapat tumbuh dengan baik. Jika Anda mengalami gangguan di bagian payudara Anda, Anda bisa tanyakan masalah ini ke konselor laktasi. Mungkin saja payudara perlu dioperasi karena penyakit kanker. Meskipun kanker payudara tidak membuat bayi mengalami kanker, masalah tersebut mungkin akan menghambat kualitas ASI sehingga bayi kurang menikmati apa yang dikonsumsi.

Tags: ,

Seberapa Penting Lakukan Pemeriksaan Kehamilan?

Sudahkah memeriksakan kehamilan ke dokter? hal ini diperlukan selama kehamilan dan bahkan ketika masih dalam tahap perencanaan kehamilan karena sangat penting. Salah satu manfaat yang didapat ketika melakukan pemeriksaan kehamilan adalah mendukung proses kehamilan yang sehat dan berdampak pada bayi yang lahir, tentunya dalam kondisi sehat.

Beberapa pemeriksaan dalam hal ini pada umumnya meliputi pemeriksaan prenatal atau pemeriksaan sebelum melahirkan dan pemeriksaan postpartum atau setelah melahirkan. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah tentunya untuk memastikan kehamilan sehat dan persalinan yang aman, tak hanya bagi ibu tetapi juga untuk bayi.

Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan

Dalam masa kehamilan, seorang ibu harus mendapatkan perawatan yang optimal tak lain karena untuk menjaga kesehatan calon anak dan juga ibu. Disebut juga antenatal care (ANC) dilakukan oleh dokter atau bidan, adalah salah satu upaya untuk bagi ibu dan janin mendapatkan perawatan selama kehamilan yang optimal.

Ibu hamil yang secara rutin melakukan pemeriksaan ke dokter bisa mengetahui bagaimana kondisi kesehatan diri beserta janin yang dikandung. Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa pemeriksaan ini bisa membantu meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Dari hasil penelitian, ibu yang tidak melakukan pemeriksaan ini cenderung mendapat dampak negatif.

Bayi dan ibu yang tidak pernah melakukan pemeriksaan ini tiga kali lebih mungkin memiliki berat badan lahir yang rendah dan lima kali lebih mungkin meninggal. Pemeriksaan dilakukan sebagai cara pencegahan hal-hal buruk terjadi pada ibu dan juga bayi yang dikandung. Hal inilah yang menjadikan pentingnya pemeriksaan yang rutin dilakukan untuk ibu hamil.

Tujuan Pemeriksaan

  • Mencegah Komplikasi Kehamilan

Ibu dalam masa kehamilan sangat rentan mengalami komplikasi, misalnya seperti hipertensi dan diabetes gestasional. Pemeriksaan diperlukan guna mengetahui tingkatan risiko bagi ibu hamil mengalami kondisi tersebut. Diagnosis dari komplikasi bisa ditekankan lebih dini melalui pemeriksaan secara rutin ke dokter.

  • Memantau Kesehatan Janin

Pemeriksaan tak hanya ditujukan bagi kesehatan para ibu, tetapi juga kesehatan janin atau calon bayi yang dikandung. Dokter akan memantau pertumbuhan dan perkembangan janin secara langsung, seperti mendengar detak jantung janin, memeriksa ukuran dan posisi rahim dan janin hingga melakukan berbagai macam tes.

  • Memberi Pengetahuan

Melakukan pemeriksaan ke dokter sangat penting bagi ibu mengenai apa yang harus dilakukan dan dijauhi dalam masa kehamilan. Salah satunya dokter akan menjelaskan mengenai pentingnya kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Baik dokter dan bidan juga akan melakukan pemantauan berat badan ibu hamil selama masa kehamilan, demi memastikan kondisi yang sehat.

  • Persiapan Kehamilan

Ibu hamil akan mendapat informasi mengenai metode dan pilihan cara melahirkan yang bergantung pada kondisi si ibu. Selain persiapan kehamilan, dokter dan bisa juga akan memberi tahu mengenai apa saja yang harus dilakukan para ibu setelah proses melahirkan. Seperti cara menyusui dengan benar (IMD dan ASI ekslusif) dan cara merawat bayi baru lahir.

Perlu diketahui bahwa memeriksakan kehamilan sesegera mungkin harus dilakukan setelah mengetahui kondisi hamil. Semakin cepat pemeriksaan kehamilan dilakukan, maka akan semakin baik karena calon ibu akan mendapat lebih banyak informasi mengenai apa yang harus dibutuhkan sebagai cara menjaga kesehatan kehamilan.

Pada umumnya para wanita akan memeriksakan kehamilan setelah masuk trimester pertama kehamilan. Pasca kunjungan pertama, dokter atau bidan akan mengatur pertemuan lagi dalam beberapa minggu selanjutnya. Biasanya, pemeriksaan dilakukan setiap satu bulan sekali selama enam bulan pertama masa kehamilan.

Tags:

Obat Alami Asma, Dari Madu Hingga Temu Ireng

Apabila Anda memiliki asma yang parah dan obat-obatan biasa tidak dapat memberikan ketenangan yang Anda butuhkan, mungkin Anda penasaran apakah ada alternatif lain yang dapat membantu meredakan gejala asthma. Untungnya, beberapa obat herbal alami, seperti madu dan temu ireng, diklaim dapat meredakan gejala asma, mengurangi jumlah obat-obatan yang perlu Anda konsumsi dan secara umum dapat meningkatkan kualitas hidup. Obat herbal ini akan bekerja dengan lebih baik apabila dikonsumsi tanpa melupakan obat asma yang diresepkan secara teratur.  Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendetail.

Temu Ireng

Temu ireng banyak dikenal dapat meningkatkan nafsu makan. Tanaman yang memiliki nama latin Curcuma aeruginosa ini biasanya diolah sebagai jamu. Temu ireng kaya akan antiokidan serta antimikroba flavonoid, sehingga sangat bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Manfaat temu ireng yang lain adalah kemampuannya dalam meredakan asma. Etanol yang diekstrak dari temu ireng memiliki efek anti asma berdasarkan aktivitas tracheospasmolytic. Oleh sebab itu, Curcuma aeruginosa atau temu ireng dapat dikembangkan sebagai sumber obat anti asma baru.

Perubahan diet

Meskipun tidak ada diet khusus untuk orang-orang yang menderita penyakit asma, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk membantu meredakan gejala yang ditimbulkan. Obesitas atau memiliki berat badan yang berlebih sering menyebabkan asma menjadi semakin memburuk. Sangat penting untuk menjaga diet yang seimbang dan sehat, dalam arti Anda harus makan banyak buah dan sayur. Makanan-makanan tersebut merupakan sumber antioksidan seperti beta karoten dan vitamin C dan E yang baik, dan nutrisi-nutrisi tersebut dapat membantu mengurangi peradangan yang ada di sekitar saluran pernapasan Anda. Apabila Anda menderita gejala asma setelah mengonsumsi beberapa jenis makanan, cobalah untuk mengindari makan makanan tersebut. Ada kemungkinan Anda menderita alergi makanan yang dapat membuat gejala asma menjadi semakin memburuk. Bicarakan dengan dokter untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

Bawang dan jahe

Selain temu ireng, tanaman herbal lain yang efektif dalam mengatasi gejala asma adalah bawang putih dan jahe. Bawang putih mengandung beberapa manfaat kesehatan seperti sifat anti-peradangannya. Karena asma merupakan sebuah penyakit peradangan, bawang putih dapat membantu meringankan gejala asma yang Anda. Meskipun demikian, hal ini hanyalah sebatas klaim mengingat belum ada bukti konklusif bahwa bawang putih efektif dalam mencegah asma kambuh.

Begitu pula dengan jahe. Jahe adalah tanaman herbal yang memiliki sifat anti-peradangan yang dapat membantu mengatasi asma. Menurut penelitian yang dilakukan di tahun 2013, suplemen jahe dihubungkan mampu meringankan gejala asma. Meskipun demikian, penemuan ini tidak serta merta mengkonfirmasi bahwa jahe dapat meningkatkan fungsi paru-paru secara menyeluruh.

Madu

Madu sering digunakan sebagai obat rumahan atasi demam atau flu, sekaligus membantu menenangkan tenggorokan yang meradang dan mengurangi batuk. Anda bisa mencampur madu dengan minuman panas seperti teh herbal untuk menyediakan ketenangan pada gejala asma Anda. Bukti ilmiah mengenai klaim ini masih sangat terbatas.

Beberapa jenis obat-obatan alami tersebut di atas seperti jahe dan temu ireng mungkin dapat membantu mengurangi gejala asma. Namun, Anda tetap harus mengikuti anjuran dokter dan tetap mengonsumsi obat-obatan yang telah diresepkan dan diberikan oleh dokter. Selain itu, obat-obatan herbal di atas masih memiliki bukti yang terbatas, atau bahkan tidak sama sekali, tentang keefektifannya dalam mengatasi asma. Bicarakan dengan dokter Anda terlebih dahulu sebelum melakukan terapi tambahan baru guna menghindari adanya efek samping tertentu.

Tags: ,

Fungsi Patch Test yang Perlu Diketahui

Tes alergi merupakan prosedur dari pemeriksaan yang tujuannya mendeteksi apakah tubuh seseorang dalam hal ini pasien mempunyai reaksi alergi terhadap bahan tertentu atau substansi tertentu, salah satu yang digunakan adalah patch test. Tes ini bisa dilakukan menggunakan darah maupun kulit dan pada umumnya dilakukan oleh dokter konsultan alergi.

Munculnya alergi disebabkan karena sistem kekebalan tubuh menghasilkan reaksi berlebih terhadap substansi atau alergen tertentu dari lingkungan sekitar. Reaksi yang muncul bervariasi, bisa gejala ringan hingga yang mengancam jiwa yakni reaksi anafilaksis. Untuk gejala ringan bisa seperti bersin, hidung tersumbat hingga mata dan hidung berair.

Fungsi Patch Test

Manfaat utama dilakukannya tes tempel ini adalah mengetahui apakah seseorang terkena alergi dan faktor apa yang menyebabkan seorang tersebut mengalami alergi. Proses dari tes ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit atau klinik dermatologi yang sudah teruji secara profesional. Sesuai dengan namanya, nantinya dokter atau teknisi imunologi akan menempel lembaran kain ke kulit pasien.

Terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh calon pasien yang akan melakukan tes ini, seperti harus terhindar dari paparan sinar matahari selama satu hingga dua minggu, terutama bagian tubuh punggungnya. Kemudian tidak diperbolehkan menggunakan obat tropikal seperti krim atau salep di area yang sama.

Untuk melakukan tes ini seseorang terlebih dahulu harus diketahui terindikasi terkena alergi, penyebabnya pun lebih dari satu. Penyebab alergi juga disebut dengan alergen, substansi ataupun zat. Pada umumnya alergen dibagi menjadi tiga jenis, berikut ini penjelasan singkat mengenai jenis alergen yang ada.

  • Alergen Hidup

Merupakan jenis alergen yang bisa memicu reaksi alergi terhadap tubuh seseorang ketika terhirup dan berinteraksi dengan organ pernapasan, seperti hidung, tenggorokan hingga paru-paru. Jenis alergen yang tergolong hidup antara lain serbuk sari, debu hingga bulu binatang.

  • Alergen Kontak

Jenis alergen ini dapat memicu timbulnya reaksi alergi pada tubuh ketika alergen bersentuhan dengan kulit. Seperti misalnya sengatan dari hewan serangga dan juga terkena cairan berbahan kimia.

  • Alergen Saluran Cerna

Alergen jenis ini bisa ditemukan di dalam makanan, namun hanya tertentu seperti kacang-kacangan atau kedelai dan makanan laut. Namun demikian, alergen ini juga bisa ditemukan di dalam obat seperti antibiotik penisilin.

Indikasi Tes Alergi

Perlu diketahui bahwa kondisi alergi bisa menyerang siapa saja, namun secara umum lebih rentan menyerang anak-anak dan orang yang memiliki riwayat alergi dalam keluarganya seperti asma atau eksim. Selain menggunakan tes tempel, alergi juga bisa dideteksi menggunakan tes dengan darah sebagai sampelnya.

Namun, tes alergi menggunakan kulit merupakan metode yang lebih umum dilakukan selain itu tes ini hanya dilakukan pada kulit seseorang yang diduga tengah menderita alergi terhadap zat tertentu atau salah satu dari ketiga jenis alergen yang telah dijelaskan di atas. Namun, terdapat beberapa kondisi kulit yang harus diketahui sebelum melakukan tes.

  • Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter jika pasien masih berusia di bawah dua tahun, tes alergi memiliki risiko yang besar pada anak di bawah usia tersebut.
  • Tes tempel atau patch test baru dapat dilakukan empat hingga enam minggu jika seorang pasien mengalami reaksi anafilaksis atau baru saja.

Kondisi kulit pasien eksim atau psoriasis biasanya bisa memengaruhi struktur sel kulit dan menyebabkan tes alergi menjadi tidak akurat

Tags: , ,

Inilah Menu Sahur untuk Diet Saat Puasa

Menjalankan puasa sambil diet bisa saja dilakukan oleh setiap muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Aktivitas yang identik dengan menahan haus dan lapar ini disebut mampu menurunkan berat badan, hal ini tak mengherankan jika banyak orang yang rela menjalankan diet saat puasa.

Namun, sahur menjadi bagian penting sebagai tahap mengisi energi untuk tubuh sebelum menjalankan puasa. Di tahap inilah menu makanan yang dikonsumsi menjadi penting karena menentukan jalannya diet yang dilakukan saat berpuasa. Terdapat beberapa bahan makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur untuk memperoleh hasil maksimal dalam menjalani diet.

Diet saat Puasa

Pemilihan menu makan saat sahur ini tergantung pada beberapa hal seperti kondisi kesehatan, aktivitas olahraga hingga berapa banyak berat badan yang ingin diturunkan nantinya. Selain menu makanan yang diperhatikan, perlu juga mengatur porsi makan saat sahur. Hal ini tak lepas dari beberapa kasus kenaikan berat badan akibat makan berlebihan saat sahur, berikut contohnya.

  • Daging

Daging rendah lemak, seperti ayam bagian dada dan tanpa kulit kemudian punggung dan kaki kambing, sirloin atau bagian punggung luar hingga bagian belakang atas sapi. Ikan, seperti ikan tuna, salmon, sarden dan trout dan putih telur.

  • Buah dan Sayuran

Beberapa jenis sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, kembang kol dan yang lainnya selain kentang. Disertai dengan buah seperti apel, jeruk, stroberi, blueberry dan buah pir. Konsumsi buah cukup baik sebagai pengganti karbohidrat sebagai nutrisi penghasil energi.

  • Kacang dan Bijian

Kacang almond, kenari hingga biji bunga matahari bisa menjadi pilihan untuk dikonsumsi saat makan sahur. Selain itu, susu rendah lemak dan juga susu kedelai bisa juga dikonsumsi saat sahur. Adapula lemak dan minyak yang bagus dikonsumsi seperti minyak kelapa, zaitun dan minyak ikan.

Menu Makan yang Perlu Dihindari

Meskipun sudah mengonsumsi beberapa jenis makanan yang harus dikonsumsi saat sahur ketika akan diet saat menjalankan puasa, hasil yang didapat tidak akan maksimal jika seseorang juga mengonsumsi bahan makan yang tidak boleh dikonsumsi. Berikut ini terdapat beberapa jenis bahan makanan yang perlu dihindari tersebut.

  • Makanan tinggi gula, seperti jus buah, es krim hingga minuman bersoda.
  • Biji olahan seperti gandum, beras, roti, sereal dan pasta.
  • Minyak yang sudah terhidrogenasi atau hanya sebagian saja dengan kandungan lemak trans.
  • Produk diet dan produk rendah lemak, bisa berupa susu, biskuit hingga sereal, meskipun rendah lemak produk ini tetap memiliki kandungan tambahan gula.
  • Makanan olahan dan cepat saji hingga jenis sayuran bertepung.

Menu Diet saat Puasa

  • Senin

Sahur dengan omelet berisi sayuran digoreng dengan mentega dan minyak kelapa, berbuka dengan burger keju tanpa roti berisi sayuran dan saus salsa.

  • Selasa

Sahur dengan daging rendah lemak disertai telur, sementara berbuka dengan ikan salmon yang digoreng menggunakan mentega ditambah sayuran rebus.

  • Rabu

Sahur dengan telur yang digoreng dengan mentega atau minyak kelapa disertai sayuran tumis, berbuka dengan ayam bakar dan sayuran.

  • Kamis

Sahur dengan omelet berisi sayuran digoreng dengan mentega dan minyak kelapa, berbuka dengan steak rendah lemak dan sayuran.

  • Jumat

Sahur dengann daging rendah lemak, bisa juga dengan telur dan berbuka dengan daging rendah lemak disertai sayuran.

  • Sabtu

Sahur dengan omelet dan sayuran sementara berbuka dengan bakso yang juga disertai dengan sayuran.

  • Minggu

Sahur dengan daging rendah lemak dan juga telur, sementara berbuka dengan ayam bakar ditambah sup bayam.

Tags: