Scopophobia Jarang Disadari, Inilah Ciri-Ciri Fisik dan Psikologisnya

Scopophobia atau scoptophobia merupakan ketakutan luar biasa saat dipandang atau ditatap orang lain. Tingkat keparahannya pun berbeda antara satu penderita dengan penderita lainnya. Beberapa merasakan  ketakutan bahkan hanya dengan tatapan mata orang yang tak dikenal. Ada pula yang takut melakukan kontak mata dengan teman sendiri. Apabila gangguan ini tidak segera dideteksi dan ditangani sejak awal, maka rasa takut akan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. 

Ciri-ciri fisik

Scopophobia bisa jadi sangat menakutkan dan menyusahkan penderitanya. Seseorang dapat berubah panik secara tiba-tiba. Berikut ini ciri-ciri fisik scopophobia secara umum saat ditatap atau dilihat orang lain:

  • Berkeringat
  • Gemetar
  • Rasa panas sekujur tubuh atau menggigil
  • Napas pendek atau kesulitan bernapas
  • Rasa tersedak
  • Detak jantung cepat
  • Nyeri dada
  • Sensasi “kupu-kupu” di perut
  • Mual
  • Sakit kepala atau pusing
  • Lemah
  • Mati rasa 
  • Mulut kering
  • Merasa ingin selalu ke kamar mandi
  • Mendegar suara berdenging di telinga
  • Kebingungan
  • Hiperventilasi
  • Tekanan darah meningkat

Tidak semua penderita scopophobia mengalami ciri-ciri di atas, mungkin hanya beberapa diantaranya saja. 

Ciri-ciri psikologis

Secara psikologis, scopophobia bisa sangat mengganggu karena penderita tidak memiliki kuasa atas dirinya sendiri. Berikut ini ciri-ciri psikologis saat menerima tatapan dari orang lain:

  • Takut kehilangan kendali
  • Takut pingsan
  • Takut mati
  • Takut disakiti
  • Merasa malu dan menyalahkan diri sendiri
  • Menarik diri dari lingkungan sekitar
  • Merasa sedih dan tidak punya harapan
  • Kebingungan dan kehilangan konsentrasi
  • Marah 
  • Perubahan suasana hati secara mendadak
  • Kecemasan yang berlebihan

Pada beberapa kasus khusus, penderita bisa mengalami beberapa fobia sekaligus atau disebut juga fobia kompleks. Dampaknya pun lebih berbahaya bagi kehidupan sehari-hari dan kesehatan mental penderita. 

Terdapat batasan yang dibuat sehingga kehidupan pribadi dan sosial tidak lagi berjalan normal. Beberapa penderita scopophobia menolak untuk pergi sendiri atau menerima orang tidak dikenal di rumah. Pada akhirnya, kondisi ini akan mengakibatkan depresi. 

Cara cepat mengatasi scophobia

Salah satu cara terbaik mengatasi gangguan apapun di dalam hidup Anda yaitu dengan menjaga diri sendiri. Rasa takut perlu dikendalikan baik itu disebabkan scopophobia maupun jenis fobia lainnya. Berikut ini cara cepat yang bisa Anda lakukan:

  • Tutup mata untuk mengurangi gangguan di sekitar
  • Hembuskan napas dalam dan lambat
  • Perhatikan apa yang tubuh rasakan 
  • Buat setiap bagian tubuh Anda menjadi lebih rileks secara perlahan
  • Berjalan dengan santai dan penuh perasaan bahagia jika mampu
  • Bayangkan situasi yang menangkan agar Anda merasa aman
  • Sadari bahwa kecemasan pasti berlalu
  • Temukan seseorang yang bisa dipercaya dan membawa dukungan positif

Apabila cara cepat tersebut tidak dapat mengendalikan scopophobia maka Anda bisa melakukan terapi kognitif dan pengobatan. Dokter akan memberikan resep untuk mengatasi tanda dan gejala khusus. Dokter juga akan bekerja sama dengan penyedia kesehatan mental lainnya. 

Hubungan scopophobia dengan penyakit lain

Scopophobia dikaitkan dengan Social Anxiety Disorder (SAD) dan Autism Spectrum Disorders (ASD). Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa seseorang yang menderita gangguan neurologis seperti sindrom Tourette dan epilepsi berisiko mengalami fobia sosial, salah satunya scopophobia. Hal ini mungkin terjadi karena kekambuhan penyakit tersebut nyatanya mampu menarik perhatian orang-orang sekitar. Fobia sosial juga bisa disebabkan karena trauma seperti perilaku bully atau kejadian lain yang cukup membekas secara psikologis dalam jangka waktu panjang.

Tes TUBEX vs Widal, Manakah yang Lebih Efektif Mendiagnosis Tifus?

Penyakit tifus merupakan jenis infeksi bakteri yang mudah menyebar melalui kontaminasi air atau makanan. Tanda dan gejala yang menyertai diantaranya demam, nyeri perut, sakit kepala, dan kehilangan nafsu makan. Dengan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat, penyakit tifus bisa sembuh, bahkan bisa mengancam jiwa jika tidak dirawat. 

Penyakit yang disebabkan bakteri Salmonella typhi ini pernah menjadi endemik di Afrika, India, dan beberapa negara di Asia Tenggara. Untuk menghindari keparahan tifus, diperlukan deteksi cepat seperti tes TUBEX. Akan tetapi, terdapat pula jenis tes serologi lain yang digunakan yaitu tes Widal. Baik tes TBEX maupun tes Widal, masing-masing memiliki tingkat keakuratan berbeda-beda.  

Manakah yang lebih akurat?

Tes TUBEX digunakan untuk mengetahui keberadaan bakteri Salmonella typhi dengan cara mendeteksi antibodi IgM. Alat ini bisa digunakan di laboratorium manapun serta hasilnya dapat diketahui hanya dalam waktu 10 menit. Tes TUBEX termasuk jenis pemeriksaan tifus rapid test. 

Sementara tes Widal sama-sama mendeteksi antibodi dengan cara memanfaatkan aglutinasi seluruh sel bakteri. Pemeriksaannya pun cukup mudah, murah, dan praktis sehingga banyak dilakukan di negara berkembang seperti Indonesia.  

Berdasarkan Journal of Clinical & Diagnostic Research, sebuah penelitian dilakukan di daerah endemik tifus di India. Hasilnya menunjukkan bahwa sensitivitas tes Tubex lebih tinggi dibandingkan tes Widal. Tes TUBEx memiliki sensitivitas 76% dengan spesifitas 96-99%. Sedangkan tes Widal memiliki sensitivitas 68% dengan spesifitas 96-99%. 

Sebah penelitian yang dilakukan di Vietnam dilaporkan oleh Journal of Clinical Microbiology. Hasilnya menunjukkan bahwa sensitivitas tes TUBEX lebih tinggi dibandingkan tes Widal. Sensitivitas tes TUBEX sebesar 78% dengan spesifitas 89%, sedangkan tes Widal memiliki sensitivitas 64% dengan sepsifitas 76%. 

Namun, beberapa studi yang dilakukan di Indonesia justru tidak menemukan perbedaan berarti antara kedua tes tersebut. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa tidak ada perbedaan sensitivitas dan spesivitas antara tes TUBEX dan tes widal terhadap gejala klinis tifus. 

Jenis tes penyakit tifus lainnya

Tak hanya tes TUBEX dan tes Widal, terdapat berbagai jenis tes lainnya dengan tingkat akurasi berbeda-beda. Akan tetapi, terdapat beberapa tes yang sampai saat ini belum dikembangkan di Indonesia. Berikut ini jenis tes penyakit tifus yang pernah digunakan:

  1. Kultur

Jenis pemeriksaan kultur merupakan baku emas atau gold standard diagnosis tifus. Pemeriksaan minggu pertama dan awal minggu kedua sejak munculnya demam bisa menggunakan darah, minggu kedua dan minggu ketiga menggunakan tinja dan urin. Akan tetapi, sampel sumsum tulang nyantanya lebih sensitif dibandingkan yang lainnya dan bisa digunakan pada minggu pertama. Sensitivitas sampel sumsum tulang sebesar 90%, namun cukup invasif sehingga sulit dilakukan.   

  1. Pemeriksaan PCR

Waktu yang dibutuhkan untuk pemeriksaan whole blood culture PCR terhadap bakteri Salmonella typhi yaitu kurang dari 8 jam. Sampel yang digunakan dapat berupa urin, darah, atau tinja. Akan tetapi, sampai saat ini pemeriksaan PCR di Indonesia masih terbatas dan terus dikembangkan. 

  1. Pemeriksaan serologis 

Tes TUBEX dan tes Widal merupakan golongan pemeriksaan serologis. Akan tetapi, terdapat jenis tes lainnya yang termasuk pemeriksaan serologis. Prinsipnya, pemeriksaan serologis dibagi menjadi 2 yaitu pemeriksaan antibodi dan antigen. Pemeriksaan antibodi yang sering dilakukan antara lain tes Widal, tes Hemaglutinin (HA), Countercurrent electrophoresis (CIE), serta rapid test yang terdiri dari Typhidot dan TUBEX. Sementara pemeriksaan antigen meliputi pemeriksaan protein antigen dan protein koaglutinasi.

Apa Itu Nevoid Basal Cell Carcinoma Syndrome?

Nevoid basal cell carcinoma syndrome mengacu pada sebuah kelompok ketidakteraturan yang disebabkan karena kondisi genetik langka. Kondisi ini memengaruhi kulit, sistem endocrine, sistem saraf, mata, dan tulang. Nevoid basal cell carcinoma syndrome juga banyak dikenal dengan nama lain, seperti sindrom Gorlin, sindrom Gorlin-Goltz, dan basal cell nevus syndrome. Tanda adanya gangguan ini adalah tampilan basal cell carcinoma (BCC) setelah Anda memasukan pubertas. Basal cell carcinoma adalah jenis kanker kulit yang paling banyak dijumpai di dunia. Sering ditemukan pada orang-orang yang berusia lebih dari 45 tahun, kanker kulit ini biasanya terjadi akibat paparan sinar matahari yang terlalu lama. Orang-orang dengan nevoid basal cell carcinoma syndrome memiliki risiko tinggi menderita BCC. 

Gejala 

Gejala yang paling sering dijumpai saat seseorang memiliki nevoid basal cell carcinoma syndrome adalah perkembangan BCC pada masa remaja atau awal pendewasaan. Nevoid basal cell carcinoma syndrome juga bertanggung jawab atas perkembangan kanker jenis lain, seperti medulloblastoma (tumor otak ganas yang biasanya menyerang anak), kanker payudara, limfoma non-Hodgkin, dan kanker ovarium. Orang-orang yang memiliki nevoid basal cell carcinoma syndrome sering memiliki fitur tampilan fisik yang unik, seperti kepala yang berukuran besar, celah langit-langit, jarak antar mata yang besar, rahang yang runcing, dan gangguan tulang belakang seperti scoliosis atau kyphosis. Beberapa orang yang memiliki nevoid basal cell carcinoma syndrome juga akan mengembangkan tumor pada dagu rahang mereka. Tumor ini dikenal dengan nama keratocystic odontogenic tumor, dan dapat menyebabkan wajah seseorang untuk membengkak. Dalam beberapa kasus, tumor dapat menggeser gigi. Apabila kondisi ini parah, gejala lain dapat muncul. Misalnya, nevoid basal cell carcinoma syndrome dapat memengaruhi sistem saraf dan menyebabkan kebutaan, tuli, kejang, dan gangguan intelektual. 

Penyebab

Nevoid basal cell carcinoma syndrome diwariskan dalam keluarga melalui pola dominan autosomal. Ini berarti Anda hanya perlu mendapatkan gen dari salah satu orang tua saja untuk mengembangkan gangguan tersebut. Apabila satu orang tua memiliki gen ini, Anda memiliki 50 persen kemungkinan untuk mewarisinya dan mengembangkan kondisi ini. Gen spesifik yang terlibat dalam perkembangan nevoid basal cell carcinoma syndrome adalah gen PTCH1. Gen ini bertanggungjawab dalam memastikan bahwa sel normal di dalam tubuh tidak berkembang dengan terlalu cepat. Ketika masalah dengan gen ini muncul, tubuh tidak mampu menghentikan pembagian dan pertumbuhan sel. Sebagai hasilnya, tubuh tidak mampu mencegah pertumbuhan beberapa jenis kanker tertentu. 

Diagnosa

Dokter dapat mendiagnosa nevoid basal cell carcinoma syndrome. Mereka akan menanyakan seputar riwayat kesehatan Anda, termasuk apabila Anda pernah didiagnosa menderita kanker, dan apakah ada riwayat penyakit tersebut di dalam keluarga Anda. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik untuk melihat apakah Anda memiliki keratocystic odontogenic tumor, hydrocepahalus (cairan di otak yang menyebabkan kepala membengkak), dan ketidaknormalan di tulang rusuk ataupun tulang punggung. Untuk mengkonfirmasi diagnosa, dokter juga akan melakukan beberapa tes tambahan, seperti echocardiogram, MRI pada kepala, biopsy (apabila Anda memiliki tumor), sinar-X pada wajah dan rahang, dan tes genetik. 

Nevoid basal cell carcinoma syndrome merupakan sebuah kondisi genetik yang tidak mungkin untuk dapat dicegah. Apabila Anda memiliki gangguan kesehatan ini atau membawa gen untuk kondisi ini, Anda mungkin membutuhkan bimbingan genetik apabila berencana untuk memiliki anak. Dokter akan membantu memberikan informasi yang dibutuhkan agar Anda mampu membuat keputusan yang tepat. 

Tags: ,

5 Jenis Utama Epidermolisis Bulosa, Penyakit Kulit Rapuh

Pernahkah Anda mendengar nama penyakit Epidermolisis Bulosa? Penyakit ini merupakan kondisi kelainan kulit langka yang biasanya diturunkan secara genetik. Penderita Epidermolisis Bulosa (EB) biasanya akan memiliki kulit yang sangat rapuh, mudah lecet atau melepuh.

Penyakit Epidermolisis Bulosa ini tergolong kelainan langka yang jarang terjadi. Menurut datanya, diperkirakan 1 dari 10.000 – 100.000 anak yang menderita kelainan ini. 

Kulit penderita EB akan sangat lecet dan juga terasa sakit ketika tergesek atau mengalami cedera ringan, tergores, terpapar panas, atau hanya sekadar terpapar pita perekat. Bahkan luka lecet tersebut tidak hanya di bagian kulit luar, namun juga bisa terjadi di lapisan dalam mulut atau perut.

Hingga kini, belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan kelainan ini. Pengobatan yang saat ini dilakukan hanyalah berfokus untuk mencegah nyeri, mengatasi gejala, pencegahan infeksi, luka, dan gatal-gatal. 

Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi atau anak kecil. Namun, ada pula kasus EB yang tidak terlihat hingga penderita remaja atau bahkan dewasa. 

Jenis-jenis Epidermolisis Bulosa (EB)

Ada 5 tipe utama dari Epidermolisis Bulosa ini, yaitu:

  1. Epidermolisis Bulosa Simpleks

Tipe ini merupakan tipe yang paling umum dan juga pertama kali yang muncul pada bayi yang baru dilahirkan. Tipe Epidermolisis Bulosa Simpleks ini umumnya muncul di tangan dan juga telapak kaki.

  1. Epidermolisis Bulosa Junctional

Tipe Epidermolisis Bulosa Junctional ini biasanya muncul pada bayi pertama kali namun kelainannya lebih berat. Kondisi ini menyebabkan terjadinya lepuhan atau lecet di lapisan kulit yang lebih dalam.

  1. Epidermolisis Bulosa Distrofik

Tipe Epidermolisis Bulosa Distrofik ini terjadi saat penderita tidak memiliki kolagen yang bertugas menyatukan lapisan kulit. Atau simpelnya kolagen tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, lapisan kulit menjadi tidak lagi menempel satu sama lain. Bahkan kelainan tipe ini kadang kala tidak muncul hingga akhir masa kanak-kanak.

  1. Sindroma Kindler

Tipe yang satu ini adalah kelainan atau kondisi campuran akibat lecet atau lepuhan yang muncul di berbagai lapisan kulit. KOndisi ini menyebabkan warna kulit penderitanya menjadi tidak rata saat terpapar sinar matahari.

  1. Epidermolisis Bulosa Acquisita

Tipe yang kelima adalah Epidermolisis Bulosa Acquisita yang menyebabkan terjadinya lecet atau lepuhan di kaki dan tangan serta membran mukus seperti misalnya di area mulut.

Penyebab Epidermolisis Bulosa

Epidermolisis Bulosa merupakan penyakit turunan atau bawaan yang diwarisi dari salah satu orang tua atau kedua orang tua. Kemudian, munculnya mutasi baru pada seseorang bisa diwariskan ke generasi selanjutnya.

Dari kelima tipe Epidermolisis Bulosa di atas, hanya tipe Epidermolisis Bulosa Acquisita lah yang tidak diwariskan. Kelainan ini terjadi karena adanya masalah sistem kekebalan tubuh penderitanya.

Gejala dan Tanda Penderita Epidermolisis Bulosa

Untuk mengenali penyakit Epidermolisis Bulosa ini, biasanya gejalanya akan bergantung pada tipenya. Berikut gejala dan tanda-tanda utama Epidermolisis Bulosa:

  • Lepuhan terdapat di dalam tenggorokan dan dalam mulut
  • Kulit akan menjadi mudah lecet, terlebih pada area kaki dan tangan
  • Ada benjolan pada kulit yang identik dengan bintik-bintik kecil putih atau disebut juga milia
  • Terdapat lepuhan di tangan dan telapak kaki
  • Kuku penderita biasanya menjadi menebal atau bahkan tidak berbentuk
  • Kulit telapak kaki dan telapak tangan juga ikut menebal
  • Mengalami kesulitan saat menelan (disfagia)
  • Mengalami masalah gigi, seperti kerusakan gigi karena terbentuknya enamel yang buruk.
  • Kulit terasa gatal dan juga menyakitkan
  • Mengalami kulit kepala melepuh, rambut rontok, dan terbentuk jaringan parut

Tags: ,

Tak Hanya GeNose, Berikut Ini Alat Deteksi Covid-19 Versi Lokal

Metode deteksi virus SARS-Cov-2 yang sering digunakan yaitu berupa swab test PCR, rapid test antigen, serta rapid test antibodi. Selain itu, ternyata ada cara deteksi lain yang telah dikembangkan oleh institusi-institusi resmi di Indonesia. Salah satu yang telah resmi mendapatkan izin pemerintah yaitu GeNose. Alat deteksi lokal ini diklaim memiliki berbagai kelebihan dibandingkan cara lain yang saat ini digunakan.  Berikut ini beberapa alat deteksi Covid-19 yang dikembangkan di Indonesia:

  • GeNose

GeNose merupakan alat pendeteksi virus corona yang dibuat para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Saat ini alat tersebut telah mendapatkan izin edar resmi dari Kementrian Kesehatan. Tak diragukan lagi, keakuratan GeNose mencapai 97% dan telah diuji menggunakan 600 sampel data valid di rumah sakit Yogyakarta.

Cara kerja GeNose yaitu dengan mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC). Senyawa ini memiliki tekanan uap tinggi dan kelarutan dalam air rendah. VOC terbentuk karena infeksi Covid-19 yang keluar bersamaan dengan napas penderita. Sensor dalam tabung alat tersebut bekerja dengan mendeteksi VOC sehingga muncul hasil positif atau negatif. Pengujian dilakukan sederhana hanya dengan menghembuskan napas ke tabung khusus.

Selain keakuratan yang tidak diragukan lagi, biaya tes deteksi Covid-19 dengan GeNose juga terjangkau yaitu sekitar 15-25 ribu. Dibandingkan swab test atau rapid test, uji GeNose dinilai lebih nyaman. 

  • RT-LAMP dan LFIA LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengembangkan alat deteksi virus SARS-Cov-2 menggunakan metode RT-LAMP atau Reverse Transcription Loop Mediated Isothermal Amplification. Alat ini memiliki sensitivitas yang sama dengan swab test PCR yang banyak digunakan.

Sejauh ini, RT-LAMP telah digunakan untuk mendeteksi virus influenza, MERS, dan SARS. Sampel yang digunakan dalam pengujian ini dapat berupa urin, saliva, swab nasofaring, swab orofaring dengan target deteksi oligonukleotida virus. RT-LAMP cenderung lebih terjangkau, lebih cepat, dan mudah dibawa dibandingkan swab test PCR.

Selain itu, ada pula metode LFIA atau Lateral Flow ImmunoAssay yang dikembangkan LIPI. Metode ini dapat disintesis secara lokal sehingga mengurangi ketergantungan impor jika menggunakan metode lain yang saat ini banyak digunakan. 

  • Deteksi CePAD UNPAD dan ITB

CePAd merupakan singkatan Cepat, Praktis, dan Andal. Deteksi Cepad sering disebut rapid test 2.0 yang bekerja dengan cara mendeteksi antigen. Dibanding deteksi antibodi yang selama ini sering digunakan, antigen dapat dilakukan lebih cepat karena tidak perlu menunggu pembentukan antibodi saat tubuh terinfeksi patogen. Pembentukan antibodi bahkan bisa terjadi selama berminggu-minggu.

Deteksi CePAD bekerja dengan cara meletakkan sampel swab ke alat dan dicampurkan ke dengan larutan khusus. Kemudian hasilnya akan keluar setelah 15-20 menit. Selain swab nasofaring, penggunaan sampel air liur juga dikembangkan.

  • Surface Plasmon Resonance (SPR) UNPAD dan ITB

Sama seperti deteksi CePAD, SPR juga dibuat melalui kerjasama UNPAD dan ITB. Alat yang digunakan seukuran aki sepeda motor sehingga mudah dibawa kemana-mana. Pasalnya, SPR dapat mendeteksi 8 sampel sekaligus dengan cepat dengan cara mengetahui interaksi antara biosensor di dalam alat dan virus. Pengujian SPR menggunakan sampel biologis atau VTM (Viral Transport Medium) melalui spesimen lendir hidung atau tenggorokan. Sampel kemudian dicampur pelarut dan dialirkan ke alat SPR. Apabila terdeteksi virus maka terjadi perubahan sinyal yang terbaca oleh alat.  

Tags:

Astragalus

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan manusia untuk mengobati kondisi yang dialami, salah satunya termasuk pengobatan herbal. Pada umumnya, pengobatan herbal berasal dari bahan-bahan alami sehingga mudah didapatkan dan telah diadaptasi selama bertahun-tahun. Salah satu obat herbal yang dapat digunakan manusia adalah astragalus.

Pemahaman Tentang Astragalus

Astragalus merupakan salah satu obat yang paling terkenal di Cina dan telah digunakan sebagai obat tradisional. Obat tersebut diklaim dapat menjaga sistem imun dalam tubuh, mengatasi peradangan, dan menjaga kesehatan organ.

Astragalus memiliki lebih dari 2.000 spesies. Dua jenis spesies yang paling umum adalah Astragalus membranaceus dan Astragalus mongholicus.

Akar astragalus merupakan bagian yang bermanfaat dalam pengolahan obat herbal. Akar tersebut dapat digunakan sebagai bubuk, cairan ekstrak, teh, kapsul, atau injeksi.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa astragalus mengandung berbagai jenis senyawa tumbuhan sehingga obat tersebut berkhasiat bagi tubuh manusia.

Manfaat Astragalus

Astragalus tidak hanya merupakan salah satu obat herbal yang paling populer, namun juga dapat memberikan berbagai manfaat bagi tubuh, antara lain:

  1. Menjaga daya tahan tubuh

Salah satu manfaat astragalus adalah mampu menjaga daya tahan tubuh manusia. Beberapa penelitian menyatakan bahwa obat tersebut dapat meningkatkan produksi sel darah putih yang merupakan sumber penting dalam sistem imun, karena hal tersebut mampu menghindari risiko penyakit.

  1. Mengatur gula darah

Astragalus mampu mengatur gula darah sehingga manusia terhindar dari risiko penyakit diabetes tipe 2. Obat tersebut sering direkomendasikan oleh tim medis untuk menjaga kondisi tubuh manusia.

  1. Menjaga fungsi ginjal

Astragalus juga mampu menjaga fungsi ginjal. Hal tersebut mampu mengurangi risiko sindrom nefrotik (kondisi yang terjadi karena gangguan ginjal).

  1. Meningkatkan fungsi jantung

Astragalus mampu meningkatkan fungsi jantung dengan melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.

  1. Meredakan gejala alergi

Astragalus juga diklaim mampu meredakan gejala alergi seperti bersin.

  1. Meredakan gejala kelelahan kronis

Sebuah penelitian menyatakan bahwa astragalus mampu meredakan gejala kelelahan kronis. Meskipun demikian, penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan obat herbal lain.

  1. Mencegah kanker

Astragalus juga memiliki sifat antikanker dimana obat tersebut mampu mencegah risiko penyakit kanker. Sebuah penelitian menyatakan bahwa obat tersebut dapat mematikan sel-sel kanker di dalam tubuh manusia.

  1. Meredakan efek samping kemoterapi

Astragalus juga merupakan cara untuk mengatasi efek samping kemoterapi. Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan bagi pasien yang mengalami kanker. Efek samping kemoterapi seperti mual dapat diatasi melalui injeksi.

Efek Samping Astragalus

Astragalus sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan efek samping berupa gatal, ruam, mual, dan diare. Obat tersebut juga dapat menimbulkan kondisi yang lebih serius seperti detak jantung yang bergerak secara tidak teratur.

Kelompok Yang Berisiko Terhadap Astragalus

Berikut adalah beberapa kelompok yang rentan terhadap astragalus:

  • Anak-anak.
  • Ibu hamil dan menyusui.
  • Individu yang mengalami penyakit autoimun.
  • Penerima transplantasi.

Karena astragalus dapat menimbulkan kondisi yang berbeda pada setiap manusia, Anda sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter jika Anda ingin menggunakan obat tersebut.

Cara Lain Untuk Menjaga Kondisi Tubuh

Jika astragalus tidak dapat memberikan efek yang baik bagi tubuh Anda, Anda dapat mencoba pengobatan lain. Misalnya, jika Anda ingin mengatur gula darah, Anda sebaiknya konsumsi air putih secara rutin dan berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Astragalus merupakan salah satu obat yang telah muncul bertahun-tahun yang lalu. Obat tersebut memiliki berbagai manfaat bagi tubuh manusia. Meskipun demikian, obat tersebut juga dapat menimbulkan berbagai efek samping. Kondisi yang dialami manusia juga bisa berbeda. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan kepada dokter apakah astragalus dapat Anda gunakan atau tidak.

Tags:

5 Risiko Akibat Abai Prinsip Dagusibu

Terapi oral dengan menggunakan obat menjadi salah satu cara pengobatan yang paling umum dan paling banyak digunakan di dunia. Hasil dari terapi ini pun bisa efektif jika Anda menerapkan prinsip dagusibu. Jika tidak, terapi oral dengan obat justru tidak bisa bekerja dengan baik. 

Prinsip dagusibu sejatinya merupakan cara pasien untuk mengelola obat-obat yang mesti dikonsumsinya sebagai terapi atas penyakit yang diderita. Prinsip ini terdiri atas empat bagian, yaitu dapatkan, gunakan, simpan, dan buang. 

Masih banyak orang yang abai menerapkan prinsip dagusibu dalam mengonsumsi berbagai jenis obat yang mereka butuhkan. Apakah Anda termasuk di antaranya? Ujung-ujungnya jika Anda berlaku masa bodoh dengan prinsip dagusibu, bersiaplah menghadapi berbagai risiko di bawah ini. 

  1. Mengonsumsi Obat Palsu 

Prinsip pertama dari dagusibu adalah bagaimana cara Anda memperoleh obat yang Anda butuhkan. Selalu pastikan bahwa Anda mendapatkan obat-obat tersebut dari tempat terpercaya, seperti farmasi rumah sakit maupun apotek dan toko obat yang sudah memiliki izin. Di luar tempat-tempat tersebut, Anda bisa saja mendapatkan obat palsu yang tidak efektif memulihkan kondisi Anda dari penyakit. Obat palsu justru bisa menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan, seperti memperparah gejala sakit ataupun menimbulkan keluhan lain. 

  1. Keracunan Obat 

Dalam prinsip dagusibu, sebelum menggunakan obat Anda harus memperhatikan baik tidaknya kemasan juga tanggal kedaluwarsa. Hal ini menjadi sangat urgen karena jika Anda mengabaikannya, risiko keracunan obat bisa dengan mudah terjadi. Contohnya jika kemasan obat yang Anda terima dalam keadaan rusak dan Anda tetap mengonsumsinya, ada kemungkinan obat tersebut telah terpapar zat-zat lain dari luar. Belum lagi jika Anda tidak menyadari obat yang dikonsumsi sudah kedaluwarsa, kemungkinan keracunan akan semakin besar. 

  1. Terkena Efek Samping Serius 

Setiap obat memang memiliki efek samping. ada obat yang bahkan yang efek sampingnya berupa sesak napas parah. Namun, efek samping tersebut bisa Anda minimalkan apabila menerapkan prinsip dagusibu sebelum mengonsumsinya. Saat mendapatkan obat dari bidang farmasi, jangan lupa perhatikan efek samping apa saja yang bisa terjadi. Peringatan efek samping biasanya ada di dalam bagian kemasan. Jika sudah, jelaskan kepada bagian farmasi mengenai kondisi penyakit Anda serta ada tidaknya alergi yang pernah Anda alami. Informasi tersebut bisa memberi petunjuk kepada bagian farmasi mengenai dosis dan penggunaan obat yang aman bagi Anda sehingga efek samping lebih mudah ditekan. 

  1. Meledak dan Menjadi Racun 

Dalam prinsip dagusibu, penyimpanan obat disarankan pada suhu ruangan yang cenderung sejuk dan terhindar dari paparan sinar matahari. Hal ini bukan tanpa alasan. Beberapa obat yang berjenis aerosol bisa meledak apabila Anda meletakkannya di paparan panas baik dalam ruangan atau langsung terkena sinar matahari menyengat. Ledakan tersebut bisa berbahaya bagi Anda dan orang-orang sekitar. Tidak hanya itu, menyimpan obat pada suhu yang relatif panas dapat memengaruhi kandungan obat yang membuat fungsi obat menjadi kurang efektif atau bahkan bisa berubah menjadi racun. 

  1. Timbul Resistensi 

Selalu perhatikan petunjuk penggunaan obat yang diberikan oleh dokter. Jangan sok pintar dengan menghentikan penggunaan obat sebelum habis karena merasa gejala sudah berkurang dan tubuh telah membaik. Cara penggunaan obat yang sering tidak dihabiskan ini bisa memicu resistensi pada tubuh terhadap jenis obat tersebut. Resistensi khususnya mudah muncul apabila Anda tidak menghabiskan resep obat berjenis antibiotik. Alhasil ketika Anda kembali sakit di waktu mendatang, dosis obat mesti dinaikkan. 

*** 

Prinsip dagusibu bukan sekadar gaya-gayanya melakukan praktik sehat mengelola obat. Lebih daripada itu, prinsip ini dapat menjaga keamanan Anda selama mengonsumsi terapi oral tersebut. 

Tags:

3 Obat Herbal untuk Atasi Sembelit, Salah Satunya Triphala

Sembelit adalah masalah pencernaan yang mungkin pernah dialami oleh siapa saja dari segala usia. Sembelit bisa diatasi dengan merubah gaya hidup jadi lebih sehat dan menggunakan obat-obatan seperti obat herbal misalnya. Ada beberapa pilihan pengobatan rumahan yang bisa dicoba, salah satunya triphala.

Obat herbal rumahan memang menjadi pilihan sebagian orang dibanding mengonsumsi obat-obatan kimia karena efek sampingnya. 

Obat Herbal untuk Atasi Sembelit

Berikut obat-obatan rumahan yang dapat mengatasi sembelit yang bisa dicoba:

  1. Triphala

Triphala adalah formula poliherbal populer dalam pengobatan Ayurveda India. Triphala ini berasal dari 3 jenis tanaman obat, yaitu amla atau gooseberry India, Haritaki, serta Bibhitaki. 

Triphala memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah bisa menjadi obat pencahar alami yang bahkan sudah dibuktikan melalui berbagai riset. 

Dalam teknik pengobatan Ayurveda, triphala termasuk salah satu obat terbaik untuk mengobati masalah pencernaan seperti sembelit ini. Triphala berperan dalam pembersihan dan detoksifikasi internal. 

Triphala ini disarankan agar dikonsumsi ketika perut kosong. Bisa juga ketika bagung atau sesaat sebelum tidur.

Triphala juga disebut dapat mengurangi peradangan usus, mengurangi rasa sakit di perut dan buang angin, hingga memperbaiki rutinitas buang air besar. Ada juga manfaat lain triphala ini bagi kesehatan, yaitu:

  • Dapat melawan aktivitas radikal bebas
  • Menurunkan risiko kanker
  • Mencegah masalah pada gigi seperti mencegah pembentukan plak, hingga faktor penyebab gigi berlubang dan radang gusi.
  • Dapat membantu menurunkan berat badan untuk mendapatkan body goals
  • Memperlambat perkembangan penyakit mata karena faktor usia, termasuk katarak dan degenerasi makula

Namun, triphala juga memiliki risiko efek samping. Meskipun secara umum aman dikonsumsi, namun tetap saja pada beberapa individu mungkin terdapat efek samping. 

Terkait sebagai obat pencahar, tentu saja triphala akan memicu diare sehingga membuat adanya rasa tidak nyaman di perut. terlebih jika dikonsumsi dalam dosis yang tinggi. 

Triphala juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Karena, hingga kini belum ada studi yang menjamin keamanan obat ini bagi 3 kelompok yang disebutkan tersebut.

Untuk meminimalisir efek samping tersebut, sebaiknya bisa dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. 

  1. Biji Rami

Biji rami juga termasuk salah satu sumber serat makanan yang baik untuk mengatasi masalah sembelit. Kandungan asam lemak omega-3 dan antioksidan esensialnya dapat membuat feses mudah melewati saluran pencernaan. 

Untuk mendapatkan manfaatnya mengatasi sembelit, Anda dapat merebus 1 sendok makan biji rami dan rebus bersama secangkir air selama 2-3 menit. Tunggu agak lebih dingin dan minumlah airnya. Tak hanya itu, Anda juga dapat memakan biji rami ini. Anda dapat mengonsumsinya 2-3 kali dalam sehari.

  1. Minyak Jarak

Selain triphala dan biji rami, ada juga minyak jarak yang dapat mengatasi masalah sembelit yang dialami. Minyak jarak ini dapat membantu melancarkan buang air besar secara teratur. Anda dapat mengonsumsi minyak jarak dengan mengambil 1-2 sendok makan minyak jarak ketika perut masih kosong. Sebaiknya, minyak jarak ini dikonsumsi sebelum tidur hingga Anda merasa lega.

Selain memanfaatkan pengobatan alami seperti triphala, biji rami, dan minyak jarak ini, ada baiknya juga Anda merubah pola hidup menjadi lebih sehat. Sebab, sembelit seringkali disebabkan karena pola makan yang buruk serta tubuh yang kekurangan aktivitas fisik. Sembelit juga dapat disebabkan oleh faktor lain seperti konsumsi obat-obatan tertentu dan karena adanya penyakit lain.

Namun yang paling penting, perubahan gaya hidup jadi lebih sehat bisa membantu meringankan hampir sebagian besar masalah sembelit dan dapat meningkatkan kesehatan pencernaan seseorang.

Tags: ,

Cara Gunakan Natrium Diklofenak, Obat untuk Redakan Nyeri

Menjadi salah satu obat yang diandalkan untuk mengatasi radang sendi dan nyeri setelah operasi, direkomendasikan untuk menggunakan natrium diklofenak untuk nyeri. Rasa nyeri merupakan salah satu tanda dari munculnya peradangan, untuk mengatasi kondisi ini biasanya diklofenak diandalkan sebagai penghambat produksi zat prostaglandin.

Zat prostagladin merupakan zat yang memicu peradangan dalam tubuh, hal inilah yang membuat penggunaan diklofenak menyebabkan rasa sakit higga membuat tanda-tanda peradangan lainnya berkurang. Terdapat dua jenis obat ini, yakni diklofenak sodium atau natrium diklofenak dan diklofenak potassium atau kalium diklofenak.

Pemakaian Natrium Diklofenak untuk Nyeri

Natrium diklofenak termasuk dalam obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), obat ini bekerja dengan cara menghentikan produksi zat yang menjadi penyebab munculnya rasa sakit. Untuk jenis gelbiasanya digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang diakibatkan osteoartritis yang terjadi pada sendi tertentu seperti lutut, pergelangan kaki, siku, pergelangan tangan dan tangan.

Apabila nyeri sendi dirasakan pada banyak bagian tubuh, bisa dikonsumsi obat ini dalam bentuk oral atau tablet. Selain bekerja sebagai obat antinyeri, obat ini juga memiliki efek lain sebagai pereda demam dan antiradang. Hasil penelitian menyebutkan jika obat nyeri sendi bentuk gel dengan kandungan ini bisa mengurangi rasa sakit pada pasien osteoatrhiris.

Jika ingin menggunakan obat ini sebagai nyeri sendi pastikan membaca petunjuk pemakaiannya terlebih dahulu. Atau mengikuti petunjuk yang disarankan dokter, selain itu beberapa langkah berikut ini juga bisa digunakan dalam penggunaan natrium diklofenak.

  • Bersihan terlebih dahulu area kulit tempat di mana obat gel ini akan diloleskan, gunakan tangan untuk mengoleskan gel ke area nyeri sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  • Pastikan semua area tubuh yang merasakan sakit diolesi lapisan gel obat ini. Cuci tangan dengan benar-benar bersih setelah mengoleskan gel, tapi jika nyeri sendi di tangan jangan dibersihkan.
  • Oleskan obat ini pada area tubuh yang sakit sebanyak empat kali dalam sehari dan di waktu yang sama setiap harinya.
  • Jangan oleskan obat ini pada kulit yang terluka, terkelupas, terinfeksi, bengkak atau mengalami ruam, sangat tidak disarankan.
  • Jangan sampai obat ini mengenai mata, hidung dan mulut, apabila tidak sengaja terkena maka segera dibilas menggunakan air hingga bersih.
  • Jangan menutup area yang sudah diolesi gel, biarkan terkena udara dan jangan mandi selama satu jam setelah gel dioleskan.

Apabila setelah pemakaian kulit ternyata menjadi kemerahan, mengalami iritasi atau muncul efek samping yang lain segera pergi ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Pengobatan dan pemeriksaan yang tepat dari dokter spesialis bisa mengurangi efek yang muncul dari penggunaan obat ini.

Efek Samping Obat

Perlu diketahui bahwa natrium diklofenak untuk nyeri juga aman digunakan dengan efek samping berupa iritasi lokal pada kulit. Bisa seperti kulit kering dan dermatitis kontak, efek samping ini akan lebih sering terjadi pada penggunaan gel dalam jangka panjang. Efek samping sistemik yang menyertai pemakaian akan muncul meski tidak terlalu sering.

Seperti radang lambung, tukak lambung, nyeri perut, mual, pusing, konstipasi, nyeri dada, peningkatan risiko terkena serangan jantung dan stroke. Efek samping ini akan lebih cenderung terjadi pada penggunaan obat secara oral, meskipun dalam bentuk gel juga bisa terjadi. Yang perlu diketahui adalah risiko lebih tinggi ada pada penggunaan obat jangka panjang.

Tags: ,

9 Cara Menjadi Orang Pintar, Mudah Diterapkan Sehari-Hari

Cara menjadi orang pintar kerap kali dipertanyakan ketika merasa kesulitan untuk mendapatkan nilai atau hasil yang bagus di bidang akademis. Terlebih ketika ada orang lain yang bisa mendapatkan hasil lebih baik, perasaan ingin menjadi orang pintar semakin besar.

Tingkat kepintaran sering kali dikaitkan dengan intelligence quotient (IQ). Tingkat kecerdasan atau IQ dapat diasah dengan stimulasi yang tepat sehingga kemampuan otak akan semakin bertambah dengan adanya stimulasi tersebut.

Cara menjadi orang pintar

Terdapat 2 tipe kecerdasan yang dapat dilatih agar IQ semakin tinggi. Tipe kecerdasan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Inteligensia kristal

Semakin usia bertambah, tingkat kecerdasan juga semakin bertambah. Seperti wawasan, ilmu pengetahuan, dan penguasaan bahasa yang akan semakin bertambah seiring pertumbuhan usia merupakan bentuk inteligensia kristal.

  • Inteligensia cair

Inteligensia cair merupakan kemampuan seseorang untuk menjelaskan sesuatu dan kemampuan untuk berpikir secara abstrak.

Kebiasaan-kebiasaan untuk mengasah kemampuan otak

Hal yang paling umum terbesit saat memikirkan bagaimana cara menjadi orang pintar adalah sekolah dan membaca buku. Namun, untuk menjadi orang yang cerdas membutuhkan stimulasi dan kebiasaan-kebiasaan lebih dari itu.

Mulai dari pola hidup sehat, mengasah otak, hingga menghindari konsumsi alkohol adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjadi orang pintar. Beberapa cara menjadi orang pintar yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Sering menggunakan otak

Cara menjadi orang pintar yang pertama adalah dengan sering-sering mengasah otak. Otak merupakan organ sentral yang perlu dilatih agar tajam dan berfungsi dengan baik. 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengasah otak adalah seperti membaca buku, mendengarkan radio, mengikuti diskusi, bermain game asah otak, hingga belajar bahasa asing.

  1. Berolahraga

Bergerak aktif seperti olahraga tidak hanya memberikan manfaat bagi tubuh, tapi juga bagi otak. Bergerak dapat meningkatkan kemampuan otak untuk mengingat, berimajinasi, dan menyelesaikan pekerjaan secara terorganisir. Berolahraga membuat suplai darah ke otak lebih lancar.

  1. Konsumsi makanan bergizi

Menyantap makanan yang bergizi seimbang dapat meningkatkan kecerdasan. Anda dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein nabati dan hewani, lemak sehat, dan sayur. Lengkapi juga dengan buah-buahan dan air putih 2 liter per hari.

Mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dapat meningkatkan antioksidan di dalam tubuh. Hal ini akan membuat sel tubuh bekerja secara optimal, termasuk sel otak. Anda dapat menghindari makanan yang mengandung terlalu banyak garam dan gula serta makanan cepat saji.

  1. Menghindari konsumsi alkohol

Minuman yang Anda konsumsi juga dapat mempengaruhi kerja otak, terutama kemampuan bicara, pengambilan keputusan, dan mengatur gerakan. Alkohol memiliki kaitan yang sangat signifikan terhadap kesehatan.

Apabila Anda terlalu banyak mengkonsumsi alkohol, kemampuan-kemampuan otak akan terganggu karena lobus frontal otak akan dapat rusak secara permanen.

  1. Bermain musik

Memainkan alat musik seperti piano, gitar, dan lainnya dapat membantu meningkatkan memori otak. Selain itu, bermain musik juga dapat mengasah otak untuk menyusun perencanaan dengan cara yang menyenangkan.

  1. Menulis

Cara menjadi orang pintar lainnya adalah dengan sering menulis. Anda dapat menulis apa saja seperti tentang kegiatan sehari-hari atau hal yang baru dipelajari sehingga akan meningkatkan kemampuan otak dalam memperbaiki memori hingga penguasaan bahasa.

  1. Bersosialisasi

Berkumpul atau berdiskusi dengan orang lain akan membuka dan menambah wawasan, sehingga hal ini akan membantu mengasah otak. Anda dapat memilih kelompok yang dapat memotivasi serta membuat Anda menjadi lebih aktif.

  1. Tidur yang cukup

Untuk menjadi orang pintar, Anda tidak perlu belajar semalaman. Anda perlu mengistirahatkan otak dan tubuh selama 7-8 jam sehari. Tidur di malam hari yang cukup akan meningkatkan kemampuan otak.

  1. Menjelaskan hal yang baru dipelajari kepada orang lain

Salah satu cara untuk dapat memahami sesuatu adalah dengan mencoba menjelaskannya kepada orang lain. Hal ini akan membuat Anda dapat menyimpan informasi tersebut dengan lebih detail dan juga membaginya ke orang lain.

Kecerdasan merupakan suatu hal yang kompleks. Cara menjadi orang pintar tidak dapat diterapkan dalam 1 malam, melainkan harus melalui proses dan stimulasi yang konsisten. Anda perlu menerapkan pola hidup yang sehat dan terus mengasah otak agar dapat meningkatkan kecerdasan.

Tags: ,