Seberapa Penting Lakukan Pemeriksaan Kehamilan?

Sudahkah memeriksakan kehamilan ke dokter? hal ini diperlukan selama kehamilan dan bahkan ketika masih dalam tahap perencanaan kehamilan karena sangat penting. Salah satu manfaat yang didapat ketika melakukan pemeriksaan kehamilan adalah mendukung proses kehamilan yang sehat dan berdampak pada bayi yang lahir, tentunya dalam kondisi sehat.

Beberapa pemeriksaan dalam hal ini pada umumnya meliputi pemeriksaan prenatal atau pemeriksaan sebelum melahirkan dan pemeriksaan postpartum atau setelah melahirkan. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah tentunya untuk memastikan kehamilan sehat dan persalinan yang aman, tak hanya bagi ibu tetapi juga untuk bayi.

Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan

Dalam masa kehamilan, seorang ibu harus mendapatkan perawatan yang optimal tak lain karena untuk menjaga kesehatan calon anak dan juga ibu. Disebut juga antenatal care (ANC) dilakukan oleh dokter atau bidan, adalah salah satu upaya untuk bagi ibu dan janin mendapatkan perawatan selama kehamilan yang optimal.

Ibu hamil yang secara rutin melakukan pemeriksaan ke dokter bisa mengetahui bagaimana kondisi kesehatan diri beserta janin yang dikandung. Sejumlah penelitian juga membuktikan bahwa pemeriksaan ini bisa membantu meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Dari hasil penelitian, ibu yang tidak melakukan pemeriksaan ini cenderung mendapat dampak negatif.

Bayi dan ibu yang tidak pernah melakukan pemeriksaan ini tiga kali lebih mungkin memiliki berat badan lahir yang rendah dan lima kali lebih mungkin meninggal. Pemeriksaan dilakukan sebagai cara pencegahan hal-hal buruk terjadi pada ibu dan juga bayi yang dikandung. Hal inilah yang menjadikan pentingnya pemeriksaan yang rutin dilakukan untuk ibu hamil.

Tujuan Pemeriksaan

  • Mencegah Komplikasi Kehamilan

Ibu dalam masa kehamilan sangat rentan mengalami komplikasi, misalnya seperti hipertensi dan diabetes gestasional. Pemeriksaan diperlukan guna mengetahui tingkatan risiko bagi ibu hamil mengalami kondisi tersebut. Diagnosis dari komplikasi bisa ditekankan lebih dini melalui pemeriksaan secara rutin ke dokter.

  • Memantau Kesehatan Janin

Pemeriksaan tak hanya ditujukan bagi kesehatan para ibu, tetapi juga kesehatan janin atau calon bayi yang dikandung. Dokter akan memantau pertumbuhan dan perkembangan janin secara langsung, seperti mendengar detak jantung janin, memeriksa ukuran dan posisi rahim dan janin hingga melakukan berbagai macam tes.

  • Memberi Pengetahuan

Melakukan pemeriksaan ke dokter sangat penting bagi ibu mengenai apa yang harus dilakukan dan dijauhi dalam masa kehamilan. Salah satunya dokter akan menjelaskan mengenai pentingnya kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil. Baik dokter dan bidan juga akan melakukan pemantauan berat badan ibu hamil selama masa kehamilan, demi memastikan kondisi yang sehat.

  • Persiapan Kehamilan

Ibu hamil akan mendapat informasi mengenai metode dan pilihan cara melahirkan yang bergantung pada kondisi si ibu. Selain persiapan kehamilan, dokter dan bisa juga akan memberi tahu mengenai apa saja yang harus dilakukan para ibu setelah proses melahirkan. Seperti cara menyusui dengan benar (IMD dan ASI ekslusif) dan cara merawat bayi baru lahir.

Perlu diketahui bahwa memeriksakan kehamilan sesegera mungkin harus dilakukan setelah mengetahui kondisi hamil. Semakin cepat pemeriksaan kehamilan dilakukan, maka akan semakin baik karena calon ibu akan mendapat lebih banyak informasi mengenai apa yang harus dibutuhkan sebagai cara menjaga kesehatan kehamilan.

Pada umumnya para wanita akan memeriksakan kehamilan setelah masuk trimester pertama kehamilan. Pasca kunjungan pertama, dokter atau bidan akan mengatur pertemuan lagi dalam beberapa minggu selanjutnya. Biasanya, pemeriksaan dilakukan setiap satu bulan sekali selama enam bulan pertama masa kehamilan.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*