Pelajari Gejala Spondylolisthesis dan Penanganannya

Pelajari Gejala Spondylolisthesis dan Penanganannya

Jika tulang belakang Anda sakit, mungkin beberapa orang akan menyatakan bahwa yang Anda alami adalah saraf kejepit atau dalam bahasa ilmiahnya adalah hernia nukleus pulposus. Namun, ada kemungkinan lain dari nyeri tulang belakang yang Anda alami. Bisa jadi, Anda tengah menderita spondylolisthesis. 

Spondylolisthesis merupakan kondisi ketika tulang belakang Anda mengalami pergeseran dari posisi yang seharusnya. Bagian yang bergeser di tulang belakang Anda bisa terjadi di bagian mana saja, dari posisi yang paling dekat dengan leher, punggul, atau bahkan sudah mengarah ke panggul. Pergeseran posisi bagian dari tulang belakang inilah yang akhirnya menekan saraf dan menyebabkan rasa nyeri dari punggung bawah sampai bagian kaki. 

Jika sudah demikian, Anda pun bisa menjerit kesakitan dan tidak sanggup melakukan berbagai kegiatan harian yang sudah direncanakan. Secara lebih mendetail, berikut ini adalah beberapa gejala dari spondylolisthesis yang mesti Anda waspadai. 

  1. Mati Rasa

Anda bisa jadi tidak langsung menyadari sedang terserang spondylolisthesis. Pasalnya, Anda hanya merasakan kesemutan di bagian punggung bawah hingga ke jari kaki. Padahal sebenarnya, ini merupakan gejala awal dari spondylolisthesis. Dari awalnya kesemutan, gejala penyakit yang berhubungan dengan tulang belakang ini akan naik tingkat menjadi menyebabkan mati rasa di tubuh bagian bawah. 

  1. Tegang Otot 

Apakah Anda pernah merasakan otot yang tiba-tiba menegang? Otot tegang, khususnya di bagian tubuh bawah, juga menjadi gejala khas dari spondylolisthesis. Kondisi ketegangan otot umumnya terjadi pada bagian bokong hingga otot paha Anda. 

  1. Nyeri 

Gejala yang satu ini tidak perlu diperdebatkan lagi. Soalnya, hampir seluruh penderita spondylolisthesis pada akhirnya mendapati gejala yang menyakitkan ini. Bagian punggung bawah Anda tiba-tiba akan merasa nyeri yang luar biasa. Rasa nyeri juga akan menjalar biasanya sampai ke jari-jari kaki Anda. 

  1. Lemas Kaki 

Jika kaki Anda mendadak lemas dan sulit untuk dipakai berjalan dan berdiri, sumber masalahnya tidak harus selalu berasal dari kaki itu sendiri. Sangat mungkin penyebab kaki lemas tersebut berasal dari kondisi pergeseran tulang belakang. Spondylolisthesis termasuk penyakit yang menyerang tulang belakang, namun berimbas pula ke gerakan kaki Anda. Beberapa penderita spondylolisthesis kerap mengeluhkan rasa lemas kaki hingga menjadi sangat lemah untuk digerakkan. 

Cara Penanganan Spondylolisthesis

Pergilah ke dokter apabila kerap mengalami gejala-gejala spondylolisthesis. Jika terdiagnosis mengalami pergeseran tulang belakang yang cukup parah, umumnya dokter akan meminta Anda untuk menempuh jalur operasi. Namun selain pembedahan, ada beberapa cara lain untuk meringankan dan menangani gejala spondylolisthesis yang Anda rasakan.  

  • Suntikan Steroid Epidural

Selain operasi bedah, jika belum terlalu parah dokter akan memberikan suntikan steroid epidural untuk meringankan gejala spondylolisthesis yang Anda alami. Hanya saja, khasiat dari epidural hanya membius sementara rasa sakit yang Anda alami. Jika terpicu oleh sesuatu, sangat mudah gejala spondylolisthesis Anda akan kumat kembali. 

  • Obat Anti Radang 

Pemberian obat anti radang menjadi pilihan lain untuk mengurangi dan menangani gejala spondylolisthesis yang Anda mengganggu kegiatan Anda. Dokter biasanya akan memberikan obat anti radang berjenis ibuprofen untuk masalah tulang belakang yang satu ini. 

  • Pemakaian Penyangga Punggung 

Bergesernya salah satu bagian tulang belakang bisa semakin parah dan mengubah proporsi bentuk tubuh Anda. Agar pergeseran tidak semakin parah, dokter akan menyarankan Anda menggunakan penyangga punggung untuk sementara waktu sampai bagian tulang belakang yang “melenceng” bisa membaik kembali ke posisi yang seharusnya. 

  • Terapi Fisik

Pilihan lain untuk menangani gejala spondylolisthesis adalah terapi fisik. Anda akan diarahkan untuk mengikuti kegitan fisioterapi, berupa pemanasan bagian tubuh ataupun terapi bentuk lain sesuai instruksi instruktur di pusat terapi. Menangani gejala spondylolisthesis sedari awal akan mencegah risiko penanganan berupa operasi bedah. Karena itu, kenali gejalanya secepat mungkin dan segeralah berkonsultasi ke dokter ortopedi.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*