Masa Subur Setelah Melahirkan Caesar dan Bahayanya

Masa subur setelah melahirkan caesar pada umumnya tak jauh berbeda dengan perempuan yang melahirkan secara normal. Beberapa sumber menyatakan bahwa masa subur setelah melahirkan untuk perempuan itu rata-rata sekitar enam minggu. Akan tetapi, perkiraan tersebut tidak bisa juga dijadikan sebagai patokan pasti mengingat masa subur setiap wanita pada dasarnya berbeda-beda. 

Masa subur setelah nifas biasanya terjadi antara 45 sampai 94 hari setelah melahirkan

Kendati sudah memasuki masa subur, perempuan yang kembali hamil lagi dalam waktu singkat usai melahirkan secara caesar tak disarankan. Pasalnya, hal itu dapat membahayakan karena ada beberapa risiko yang bisa dialaminya. Risiko dapat muncul karena pada umumnya perempuan yang baru melahirkan, jika ingin hamil lagi disarankan menunggu sampai delapan belas hingga dua puluh empat bulan. 

Lantas apa saja risiko yang mengintai jika hamil lagi dalam waktu singkat usai melahirkan secara caesar? Risiko pertama ini disebut plasenta previa. Bagi wanita yang mengalami itu, maka situasinya adalah plasenta yang ada di dalam tubuh menutupi sebagian bahkan bisa seluruh dinding rahim bagian bawah. 

Apabila hal itu terjadi, maka akan menimbulkan kesulitan saat proses melahirkan. Pasalnya, jika sebagian atau seluruh dinding rahim bagian bawah tertutup, itu sama saja menghalangi jalan si buah hati saat lahiran. Oleh sebab itulah hamil dalam waktu singkat setelah proses melahirkan secara caesar tidak disarankan. 

Meskipun sudah masuk masa subur setelah melahirkan caesar, anda disarankan tidak hamil lagi dalam waktu singkat karena bisa juga meningkatkan risiko abrupsio plasenta. Kondisi tersebut adalah situasi saat plasenta memisahkan diri dari dinding rahim bagian dalam yang berlangsung sebelum bayi lahir. 

Tentu saja kondisi itu berbahaya karena plasenta adalah organ yang membantu bayi di dalam rahim, yang salah satu fungsinya menyalurkan oksigen dan nutrisi. Oleh karena itu, jika plasenta sudah memisahkan diri sebelum bayi lahir, maka si buah hati akan kekurangan nutrisi dan oksigen. 

Risiko terakhir hamil terlalu cepat usai melahirkan secara caesar adalah terjadinya ruptur uteri saat melahirkan. Kondisi tersebut menyebabkan rahim anda robek saat melahirkan dan bayi malah masuk ke dalam abdomen. Situasi itu terbilang sangat berbahaya karena bisa membuat ibu mengalami pendarahan, dan di sisi lain si buah hati mengalami sesak napas. 

Meski terbilang sedikit kasus, ruptur uteri bisa dialami oleh perempuan yang terlalu cepat hamil lagi setelah melahirkan secara caesar. Oleh karena itu, ada baiknya tidak buru-buru kembali memiliki anak meskipun sudah masuk masa subur setelah melahirkan caesar. 

Lalu kapan waktu yang tepat untuk hamil lagi setelah melahirkan lewat cara caesar? Berbagai sumber menyebut waktu yang tepat adalah delapan belas sampai dua puluh empat bulan setelah operasi. Akan tetapi, ada baiknya agar anda dan pasangan melakukan konsultasi langsung dengan dokter terkait untuk lebih memastikannya. 

Lebih lanjut, agar bisa dicegah kehamilan sebelum waktu yang tepat dimaksud, anda dan pasangan bisa membuat kesepakatan untuk tidak berhubungan intim saat masa subur setelah melahirkan caesar sudah tiba. Atau alternatif lain adalah menggunakan alat kontrasepsi, seperti kondom. Di sisi lain, ikut program keluarga berencana atau KB juga bisa anda lakukan untuk mencegah hamil terlalu dini setelah melahirkan. 

Itulah penjelasan ringkas mengenai masa subur setelah melahirkan caesar dan risiko kehamilan dalam waktu singkat usai melahirkan secara caesar. Tentu saja, demi kesehatan dan keselamatan bersama, anda perlu lebih bijak lagi dalam menentukan kapan waktu yang tepat untuk hamil lagi. Oleh karena itu, meskipun masa subur usai operasi caesar telah tiba, itu bukan berarti anda bisa memutuskan untuk hamil lagi karena pilihan itu membuat anda berada di dalam situasi yang berisiko.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*