Manfaat Daun Mangga Bagi Kesehatan

Banyak orang sudah cukup familiar dengan buah tropis yang manis ini. Mangga bisa dibilang merupakan salah satu buah yang paling disukai di seluruh dunia. Mungkin Anda juga tidak menyadari bahwa ternyata daun mangga juga bisa dikonsumsi. Daun mangga muda sangat lembut, sehingga daun ini dimasak dan dimakan di beberapa budaya. Karena daun mangga dianggap sangat bernutrisi, manfaat daun mangga dibuat dalam bentuk teh dan suplemen. 

Manfaat daun mangga telah digunakan dalam praktik pengobatan Ayurveda dan obat Cina tradisional selama ribuan tahun. Meskipun batang, kulit pohon, akar, dan bauh digunakan dalam pengobatan tradisional, manfaat daun mangga dipercaya dapat membantu merawat diabetes dan kondisi kesehatan lainnya. 

  • Kaya senyawa tanaman

Daun mangag mengandung beberapa senyawa tanaman yang bermanfaat, termasuk polifenol dan terpenoid. Terpenoid sangat penting untuk penglihatan yang optimal dan kesehatan imun. Terpenoid juga merupakan antioksidan, yang melindungi sel-sel Anda dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas. Di sisi lain, polifenol memiliki sifat antioksidan dan anti peradangan. Beberapa penelitian menyatakan bahwa polifenol dapat meningkatkan bakteri usus dan membantu merawat serta mencegah kondisi seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan juga kanker. Mangiferin, sebuah polifenol yang ditemukan di banyak tanaman, namun khususnya sangat tinggi pada mangga dan daun mangga, dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan. Studi juga menginvestigasi senyawa ini memiliki agen anti-bakteri dan merupakan potensi perawatan untuk tumor, diabetes, penyakit jantung, dan juga abnormalitas pencernaan lemak. Meskipun demikian, penelitian lanjutan pada manusia masih dibutuhkan. 

  • Memiliki sifat anti-peradangan

Banyak dari potensi manfaat daun mangga berasal dari sifat anti peradangan mangiferin. Meskipun peradangan adalah bagian dari respon imun normal tubuh Anda, peradangan kronis dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit. Studi pada hewan menyatakan bahwa sifat anti peradangan yang ada pada daun mangga dapat melindungi otak Anda dari kondisi seperti Alzheimer dan juga Parkinson. Dalam satu studi, ekstrak daun mangga yang diberikan pada tikus dalam dosis 5 mg per kg dapat membantu mengatasi oksidatif yang diberikan secara artifisial dan penanda bio peradangan di otak. Sama seperti sebelumnya, studi pada manusia masih dibutuhkan. 

  • Melindungi dari penumpukan lemak

Ekstrak daun mangga dapat membantu mengatasi obesitas, diabetes, dan sindrom metabolisme dengan cara mengganggu metabolisme lemak. Beberapa studi hewan menemukan bahwa ekstrak daun mangga dapat menghambat akumulasi lemak pada sel-sel jaringan. Studi lain pada tikus menunjukkan bahwa sel-sel yang dirawat menggunakan ekstrak daun mangga memiliki level penumpukan lemak yang lebih rendah dan level adinopectin yang lebih tinggi. 

Adinopectin adalah protein pensinyal sel yang memainkan peran penting dalam metabolisme lemak dan regulasi gula di dalam tubuh. Level yang lebih tinggi dapat melindungi dari obesitas dan penyakit kronis yang berhubungan dengan obesitas. Dalam sebuah studi pada tikus yang menderita obesitas, tikus yang diberi makan ekstrak daun mangga sebagai tambahan diet tinggi lemak memiliki penambahan lemak perut yang lebih kecil dibandingkan dengan tikus yang hanya diberi diet tinggi lemak. 

Dalam studi lain, 97 orang dewasa dengan kelebihan berat badan diberi 150 mg mangiferin setiap harinya memiliki level lemak yang lebih rendah di dalam darah dan memiliki indeksi resistensi insulin yang lebih baik. Resistensi insulin yang lebih rendah berarti manajemen diabetes yang membaik. Meskipun demikian, beberapa manfaat daun mangga di atas masih terbatas pada studi pada hewan dan uji tabung reaksi. Oleh sebab itu, penelitian lanjutan pada manusia masih dibutuhkan guna mengonfirmasi hal ini. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*