Lingkar Lengan Atas, Indikator KEP Akut pada Anak-Anak

Apa itu lingkar lengan atas (LILA)?

Lingkar lengan atas (LILA) adalah lingkar lengan kiri atas yang diukur pada titik tengah antara ujung bahu dan ujung siku. LILA adalah salah satu indikator yang dapat digunakan untuk penilaian status gizi (antropometri). Tidak hanya itu, LILA juga merupakan prediktor kematian yang baik. Dalam banyak penelitian, LILA berhasil memprediksi kematian pada anak lebih baik daripada indikator antropometri lainnya. 

Keunggulan LILA juga terletak pada peralatan yang dibutuhkan. Pengukuran LILA hanya butuh sedikit peralatan dan mudah dilakukan, bahkan pada individu yang paling lemah sekalipun. Indikator LILA direkomendasikan untuk anak-anak yang berusia enam sampai lima puluh sembilan bulan dan orang dewasa untuk menilai kekurangan energi akut.

Bagaimana cara mengukur LILA?

Penentu utama lingkar lengan atas adalah otot lengan dan lemak subkutan. Keduanya merupakan penentu penting kelangsungan hidup seseorang saat berada dalam kondisi malnutrisi dan kelaparan. Adapun cara mengukur LILA adalah:

  1. Tekuk lengan kiri membentuk sudut 90 derajat.
  2. Cari dan tandai dengan pena titik tengah antara ujung bahu dan ujung siku. 
  3. Luruskan kembali tangan kiri dan tetap relaks. 
  4. Dengan lengan menggantung lurus ke bawah, lilitkan pita LILA atau meteran ke sekeliling lengan pada tanda titik tengah.
  5. Ulangi pengukuran setidaknya 3 kali untuk akurasi dan presisi yang tepat.

Saat Anda melakukan pengukuran LILA, upayakan menggunakan baju berlengan setipis mungkin. Namun, Anda juga bisa mengangkat lengan baju ke atas pada saat pengukuran, sehingga pita LILA langsung menempel ke kulit. 

Kapan pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dilakukan?

Lingkar lengan atas kurang terpengaruh oleh akumulasi cairan, seperti edema dan asites, dibandingkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Akumulasi cairan ini umum terjadi pada saat kelaparan dan merupakan indeks atrofi jaringan yang lebih sensitif daripada berat badan rendah. Selain itu, LILA relatif tidak bergantung pada tinggi dan bentuk tubuh seseorang.

LILA hanya dapat digunakan untuk mengukur kekurangan energi dan protein (KEP) akut yang parah. Jika nilai LILA pada anak kurang dari 110 mm, artinya mengalami malnutrisi akut yang parah. Dokter dan ahli gizi juga akan merekomendasikan anak tersebut untuk program pemberian makan terapeutik. Apabila nilai LILA anak 110 – 125 mm, maka mengindikasikan malnutrisi sedang. Sementara itu, nilai LILA di bawah 250 mm pada orang dewasa menunjukkan status gizi kurus (wasting) yang parah. Perlu Anda ingat bahwa LILA tidak cukup sensitif untuk memantau pertumbuhan si Kecil secara rutin di klinik.  

Arti 4 warna pada pita LILA

Jika Anda menggunakan pita LILA khusus, Anda akan melihat ada 4 indikator warna, yaitu merah, jingga, kuning, dan hijau. Keempat warna ini bukan dibuat tanpa ada maksud, melainkan:

  • Merah, artinyaanak tersebut mengalami malnutrisi akut parah dan harus segera ditangani oleh tenaga kesehatan profesional.
  • Jingga, artinyaanak sedang mengalami malnutrisi akut sedang dan juga harus ditangani oleh tenaga kesehatan profesional.
  • Kuning, artinya anak memiliki risiko malnutrisi akut dan perlu dibawa ke rumah sakit untuk mencegah hal tersebut.
  • Hijau, artinya kebutuhan gizi anak sudah tercukupi dengan baik.


Umumnya, pita khusus untuk mengukur lingkar lengan atas bisa Anda dapatkan di rumah sakit, apotek, atau toko online yang menjual peralatan antropometri. Sebaiknya, pilih dan gunakan pita LILA yang sudah memperoleh izin edar dari Kemenkes, agar lebih akurat. Anda juga bisa datang menemui dokter atau ahli gizi di rumah sakit, klinik, atau posyandu untuk meminta bantuan mengukur LILA Anda atau anak Anda.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*