Inilah Tips Seks Untuk Ibu Hamil Agar Janin Tetap Aman

Menggunakan mainan seks bisa menjadi salah satu tips seks penuh gairah

Sebagian ibu hamil mungkin ragu berhubungan seks saat hamil, karena dianggap bisa membahayakan janin. Padahal, jika dilakukan dengan benar, seks saat hamil tidak berbahaya dan justru memberikan manfaat bagi ibu hamil dan janin. Ada beberapa tips seks yang bisa dilakukan agar keselamatan janin dan ibu tetap terjaga. 

Seks saat hamil sebenarnya aman dilakukan, sehingga ibu hamil tidak perlu khawatir bila ingin melakukannya. Meski demikian, ada banyak faktor yang kerap membuat ibu hamil mengalami penurunan gairah seksual.

Salah satu tips seks yang aman adalah dengan menentukan posisi yang dipilih ketika ingin melakukan hubungan seksual. Berikut ini beberapa posisi berhubungan seks saat hamil yang bisa jadi alternatif aman dan nyaman bagi calon ibu maupun calon ayah. 

  1. Posisi misionaris

Pada posisi ini, suami dan istri saling berhadapan, dengan tubuh suami di atas dan istri di bawah. Di trimester pertama dan kedua, posisi misionaris masih mungkin dilakukan. Namun seiring perkembangan kehamilan, pasti akan menjadi sangat sulit dan bahkan boleh dibilang tak mungkin lagi dipraktikkan pada akhir trimester ketiga kehamilan.

  1. Woman on top

Posisi woman on top dapat jadi pilihan selama masa kehamilan selama suami tidak merasa tertindih oleh bobot istri yang sedang hamil. Istri bisa duduk di atas tubuh suami yang berbaring telentang. Selain bagus untuk menghindari tekanan pada perut istri, posisi ini sekaligus membuat istri mampu mengontrol kedalaman penetrasi.

  1. Posisi bersebelahan dengan sudut tertentu

Berbaringlah miring pada satu sisi tubuh, sehingga tubuh Anda dan pasangan membentuk serupa huruf V dengan kaki bersentuhan. Boleh taruh bantal di bawah pinggang istri sebagai penyangga agar lebih nyaman saat meletakkan kedua kaki di atas pinggul suami. Pada posisi ini, istri yang hamil akan terhindar dari bobot tubuh suami. Dengan ini, hubungan intim pun bisa berlangsung dengan nyaman.

  1. Posisi menyamping dari belakang

Berbaringlah miring menyamping di atas tempat tidur, dengan posisi istri memunggungi suami. Dengan ini, suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Gunakan beberapa bantal sebagai penyangga di antara kedua paha istri bila perut sudah makin besar. Kekurangan dari posisi ini adalah penetrasi mungkin tidak sedalam biasanya. Namun bagi beberapa wanita, penetrasi dangkal justru dirasa lebih nyaman pada akhir masa kehamilan.

  1. Posisi doggy style

Istri dapat bertumpu pada kedua lutut dan kedua sikunya. Sementara suami berlutut dan melakukan penetrasi dari belakang. Jika perut yang membesar dirasa kurang nyaman karena dalam posisi menggantung, gunakan beberapa bantal yang ditumpuk di antara lutut dan siku istri agar membantu menyangga perut istri.

  1. Posisi di tepi ranjang

Posisikan bokong istri di tepi ranjang sembari berbaring telentang dengan lutut tertekuk. Letakkan bantal di salah satu sisi tubuh untuk menyangga tubuh istri dalam posisi agak miring. Tergantung dari tingginya ranjang, suami bisa berlutut atau berdiri sambil melakukan penetrasi. Pada trimester kedua dan ketiga, posisi ini mungkin akan kurang nyaman bagi calon ibu. Pasalnya, posisi telentang total bisa membuat beban perut terasa menekan tubuhnya. Untuk itu, beberapa bantal bisa dijadikan penyangga di punggung istri, sehingga posisinya setengah duduk.

Nah, itulah beberapa tips seks yang berkaitan dengan posisi saat akan melakukan hubungan seksual. Pastikan kenyamanan istri Anda saat ingin melakukannya agar janin tetap aman. Melakukan hubungan badan saat hamil memang diperbolehkan, tetapi jika Anda masih ragu bisa didiskusikan dengan dokter kandungan karena memang ada beberapa kondisi yang membuat Anda tidak bisa melakukannya seperti kondisi kandungan yang lemah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*