Inilah Menu Sahur untuk Diet Saat Puasa

Menjalankan puasa sambil diet bisa saja dilakukan oleh setiap muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Aktivitas yang identik dengan menahan haus dan lapar ini disebut mampu menurunkan berat badan, hal ini tak mengherankan jika banyak orang yang rela menjalankan diet saat puasa.

Namun, sahur menjadi bagian penting sebagai tahap mengisi energi untuk tubuh sebelum menjalankan puasa. Di tahap inilah menu makanan yang dikonsumsi menjadi penting karena menentukan jalannya diet yang dilakukan saat berpuasa. Terdapat beberapa bahan makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur untuk memperoleh hasil maksimal dalam menjalani diet.

Diet saat Puasa

Pemilihan menu makan saat sahur ini tergantung pada beberapa hal seperti kondisi kesehatan, aktivitas olahraga hingga berapa banyak berat badan yang ingin diturunkan nantinya. Selain menu makanan yang diperhatikan, perlu juga mengatur porsi makan saat sahur. Hal ini tak lepas dari beberapa kasus kenaikan berat badan akibat makan berlebihan saat sahur, berikut contohnya.

  • Daging

Daging rendah lemak, seperti ayam bagian dada dan tanpa kulit kemudian punggung dan kaki kambing, sirloin atau bagian punggung luar hingga bagian belakang atas sapi. Ikan, seperti ikan tuna, salmon, sarden dan trout dan putih telur.

  • Buah dan Sayuran

Beberapa jenis sayuran seperti bayam, brokoli, wortel, kembang kol dan yang lainnya selain kentang. Disertai dengan buah seperti apel, jeruk, stroberi, blueberry dan buah pir. Konsumsi buah cukup baik sebagai pengganti karbohidrat sebagai nutrisi penghasil energi.

  • Kacang dan Bijian

Kacang almond, kenari hingga biji bunga matahari bisa menjadi pilihan untuk dikonsumsi saat makan sahur. Selain itu, susu rendah lemak dan juga susu kedelai bisa juga dikonsumsi saat sahur. Adapula lemak dan minyak yang bagus dikonsumsi seperti minyak kelapa, zaitun dan minyak ikan.

Menu Makan yang Perlu Dihindari

Meskipun sudah mengonsumsi beberapa jenis makanan yang harus dikonsumsi saat sahur ketika akan diet saat menjalankan puasa, hasil yang didapat tidak akan maksimal jika seseorang juga mengonsumsi bahan makan yang tidak boleh dikonsumsi. Berikut ini terdapat beberapa jenis bahan makanan yang perlu dihindari tersebut.

  • Makanan tinggi gula, seperti jus buah, es krim hingga minuman bersoda.
  • Biji olahan seperti gandum, beras, roti, sereal dan pasta.
  • Minyak yang sudah terhidrogenasi atau hanya sebagian saja dengan kandungan lemak trans.
  • Produk diet dan produk rendah lemak, bisa berupa susu, biskuit hingga sereal, meskipun rendah lemak produk ini tetap memiliki kandungan tambahan gula.
  • Makanan olahan dan cepat saji hingga jenis sayuran bertepung.

Menu Diet saat Puasa

  • Senin

Sahur dengan omelet berisi sayuran digoreng dengan mentega dan minyak kelapa, berbuka dengan burger keju tanpa roti berisi sayuran dan saus salsa.

  • Selasa

Sahur dengan daging rendah lemak disertai telur, sementara berbuka dengan ikan salmon yang digoreng menggunakan mentega ditambah sayuran rebus.

  • Rabu

Sahur dengan telur yang digoreng dengan mentega atau minyak kelapa disertai sayuran tumis, berbuka dengan ayam bakar dan sayuran.

  • Kamis

Sahur dengan omelet berisi sayuran digoreng dengan mentega dan minyak kelapa, berbuka dengan steak rendah lemak dan sayuran.

  • Jumat

Sahur dengann daging rendah lemak, bisa juga dengan telur dan berbuka dengan daging rendah lemak disertai sayuran.

  • Sabtu

Sahur dengan omelet dan sayuran sementara berbuka dengan bakso yang juga disertai dengan sayuran.

  • Minggu

Sahur dengan daging rendah lemak dan juga telur, sementara berbuka dengan ayam bakar ditambah sup bayam.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*