Inilah Jenis Cedera Olahraga yang Sering Terjadi

Anda bisa menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar dengan melakukan aktivitas olahraga. Dengan berolahraga, maka tubuh Anda akan bergerak dengan aktif. Tidak hanya membuat tubuh Anda menjadi bugar dan stamina meningkat, olahraga juga berkontribusi positif terhadap kondisi kesehatan mental. Namun, saat berolahraga, Anda perlu untuk fokus menyelaraskan gerakan tubuh dengan baik. Jika Anda mulai kehilangan konsentrasi, bisa saja Anda mengalami cedera olahraga.

Cedera olahraga dapat memiliki berbagai jenis. Tingkat keparahannya juga bervariasi mulai dari ringan hingga serius. 

Jenis Cedera Olahraga

Berikut beberapa cedera olahraga yang kerap terjadi.

1. Pergelangan Kaki Terkilir

Cedera ini membuat otot pergelangan kaki menjadi terkilir. Cedera ini juga merupakan salah satu jenis cedera yang kerap dialami oleh orang-orang yang sering berolahraga. Kaki yang terkilir dapat disebabkan karena terjadinya robekan atau peregangan yang berlebihan pada tendon, urat, atau otot. Cedera olahraga ini kerap terjadi pada kaki karena area ini merupakan lokasi di mana tiga tulang bertemu. Hal ini juga kerap terjadi saat Anda jogging atau berjalan di permukaan yang tidak rata.

Jika kaki Anda terkilir, sebaiknya Anda beristirahat terlebih dahulu. Hindari berjalan atau berdiri, lalu kompreslah menggunakan es untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang timbul.

2. Cedera pada Tulang Kering

Cedera pada tulang kering ditandai dengan timbulnya sensasi rasa nyeri yang terjadi pada betis dan tulang kering bagian atas. Cedera tulang kering atau shin splints disebabkan karena terjadi peradangan pada otot. Pada umumnya, Anda berisiko terkena cedera tulang kering terjadi saat melakukan aktivitas seperti berlari atau melompat. Tak hanya itu, penyebab cedera tulang kering yang paling sering yaitu saat Anda mulai meningkatkan intensitas aktivitas fisik secara tiba-tiba. Penyebab lainnya dari cedera olahraga ini yaitu karena Anda menggunakan sepatu yang tidak nyaman saat berlari, atau berlari menanjak atau menuruni jalanan aspal yang keras.

Untuk meredakan nyeri pada tulang kering, Anda bisa mengompres betis dan tulang kering dengan es dan diamkan selama beberapa menit. Jika rasa sakit pada tulang kering tak kunjung mereda, Anda bisa mengonsumsi  obat untuk meredakan nyeri dan radang seperti ibuprofen atau aspirin. Jika cedera olahraga Anda tidak segera membaik, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. 

3. Nyeri pada Pinggang

Nyeri pada pinggang juga kerap dialami oleh orang yang berolahraga dengan cara bersepeda, bermain golf, mengangkat beban, bermain tenis, dan bisbol. Biasanya rasa nyeri pada pinggang akan muncul di bagian pinggang atau punggung bagian bawah. Nyeri yang timbul dapat disebabkan karena banyak hal seperti saraf yang terjepit, otot atau tendon sobek, dan cakram yang tergelincir. Jika hal ini terjadi, makan bisa menjadi suatu pertanda bahwa olahraga yang sedang Anda jalani sudah terlalu berat bagi tubuh dan Anda membutuhkan istirahat.

Anda dapat mengobati nyeri pinggang ini dengan cara beristirahat terlebih dahulu kemudian mengompres pinggang menggunakan es. Hindari melakukan gerakan seperti membungkuk dan mengangkat beban yang berat.  

4. Cedera pada Bahu

Bahu bisa terkena cedera olahraga apalagi setelah Anda melakukan olahraga seperti push up, berenang, bisbol, atau bermain bulu tangkis. Hal ini karena sendi bahu Anda melakukan pergerakan yang berulang-ulang secara intens yang dapat menyebabkan otot-otot bahu menjadi kelelahan dan bisa membengkak atau sobek. Jika Anda mengalami cedera pada bahu akibat olahraga, segera hentikan gerakan pada lengan dan bahu Anda, kemudian kompreslah bagian bahu yang terasa nyeri menggunakan es lalu diamkan selama 15 sampai 20 menit. 

5. Kram pada Otot

Salah satu cedera olahraga yang kerap dialami oleh banyak orang adalah kram otot. Hal ini juga sering dialami oleh orang-orang atau Anda yang langsung melakukan gerakan olahraga tanpa mengawali dengan pemanasan terlebih dahulu. Kram otot dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, tetapi biasanya saat kram akan terasa di kaki. Saat otot menjadi kram, otot akan mengalami kontraksi secara tiba-tiba yang akan membuat Anda mulai merasakan nyeri pada bagian tubuh yang diserang. Otot yang kram akan sulit digerakkan selama beberapa detik atau menit. Kram otot juga berbahaya karena bisa mengancam nyawa jika terjadi ketika Anda sedang berenang karena berisiko tenggelam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*