Obat Pelangsing Orlistat Amankah? Ketahui Efek Sampingnya

Obat Pelangsing Orlistat Amankah? Ketahui Efek Sampingnya

Orlistat digunakan bersamaan dengan diet rendah kalori untuk membantu menurunkan berat badan dan mencegah berat badan naik kembali. Obat ini juga digunakan pada mereka yang memiliki kelebihan berat badan dan menderita diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit jantung. Orlistat bekerja dengan cara mencegah usus menyerap beberapa lemak dari makanan yang Anda konsumsi. Lemak yang tidak dicerna akan dibuang dari dalam tubuh saat Anda buang air besar. Obat ini tersedia dalam bentuk over-the-counter atau OTC dan berdasarkan resep dokter. 

Efek samping

Seperti obat lain, orlistat dapat menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Meskipun tidak semua efek samping berikut ini akan terjadi, jika Anda mengalami gejala seperti sakit perut, sakit di seluruh tubuh, menggigil, dan batuk, hubungi dokter secepatnya guna mendapatkan perawatan medis. Efek samping lain dari orlistat di antaranya adalah diare, sulit bernapas, demam, sakit kepala, hilangnya nafsu makan, hilangnya suara, punggung yang terasa sakit, mual, hidung meler, radang tenggorokan, tubuh berkeringat, sulit tidur, tubuh terasa lelah, dan muntah. 

Beberapa efek samping dapat terjadi namun tidak membutuhkan perawatan medis tertentu. Efek samping tersebut akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan setelah beberapa hari setelah tubuh menyesuaikan diri dengan obat. Selain itu, dokter atau tenaga medis profesional lainnya dapat memberitahu Anda seputar tindakan pencegahan serta perawatan apabila efek samping orlistat muncul. 

Peringatan

Menggunakan orlistat saat hamil dapat membahayakan bayi di dalam kandungan. Gunakan pil KB yang efektif untuk mencegah Anda hamil. Apabila Anda menjadi hamil saat menggunakan orlistat, hubungi dokter sesegera mungkin. Bagi pasien yang menderita diabetes, turunnya berat badan dapat membuat kondisi Anda semakin membaik, dan dokter dapat mengubah dosis obat diabetes oral atau insulin. 

Orlistat juga dapat menyebabkan jenis reaksi alergi yang serius yang dikenal dengan sebutan anaphylaxis. Anaphylaxis dapat mengancam nyawa dan membutuhkan perawatan medis secepatnya. Hubungi dokter apabila Anda atau anak menderita ruam, gatal, mengalami kesulitan bernapas, kesulitan menelan, ataupun adanya pembengkakan pada wajah, tangan, dan mulut saat menggunakan obat ini. Selain it, hentikan penggunaan orlistat dan hubungi dokter apabila Anda memiliki kotoran yang berwarna pucat, urin berwarna gelap, hilangnya nafsu makan, mual, gatal, dan kulit dan mata yang kuning. Hal ini dapat menandakan adanya masalah hati yang serius. 

Orlistat juga dapat meningkatkan risiko Anda menderita batu ginjal. Hubungi dokter apabila Anda atau anak memiliki darah di ruin, mual dan muntah, rasa nyeri di selangkangan atau alat kelamin, dan rasa nyeri parah pada punggung di bawah tulang rusuk. Menurunkan berat badan menggunakan orlistat juga dapat meningkatkan risiko menderita batu empedu. Anda juga tidak boleh mengonsumsi obat-obatan lain sebelum mendiskusikannya dengan dokter. Obat resep dan OTC non-resep, serta suplemen herbal dan vitamin dapat berinteraksi dengan orlistat. 

Orlistat dapat mencegah penyerapan beberapa lemak yang Anda makan. Anda harus mengonsumsinya menggunakan air pada saat makan atau hingga 1 jam setelah makan. Apabila Anda sering lupa makan atau makan makanan yang tidak mengandung lemak, lewati konsumsi orlistat pada waktu tersebut. Pada saat mengonsumsi orlistat, diet Anda harus mengandung tidak lebih dari 30 persen kalori. Lebih banyak lemak pada makanan yang Anda konsumsi dapat meningkatkan efek samping pada obat ini. Diet Anda harus mengandung nutrisi yang seimbang dan asupan lemak, karbohidrat, dan protein harian harus didistribusikan lewat makan 3 kali sehari.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*