Waspadai Dampak Negatif Gadget hingga Pengaruhi Aktivitas Otak

Waspadai Dampak Negatif Gadget hingga Pengaruhi Aktivitas Otak

“Salah satu dampak negatif gadget yang perlu diperhatikan ialah meningkatnya metabolisme glukosa otak. Bahkan, penggunaan yang berlebih bisa menghambat kinerja otak lainnya, terutama pada anak.” 

Dampak negatif gadget yang kerap ditemukan di tengah masyarakat ialah gangguan aktivitas otak. Salah satunya, peningkatan metabolisme glukosa otak.

Tak dimungkiri, penggunaan gadget memang menjadi kebutuhan dalam meningkatkan kemampuan belajar hingga mengakses informasi. Namun, apabila memengaruhi aktivitas otak, itu bisa mengganggu kemampuan belajar, suasana hati dan perilaku lainnya pada anak. 

Mengapa penggunaan gadget bisa tingkatkan metabolisme otak?

Penggunaan gadget yang berlebih dinilai memiliki efek pada aktivitas otak. Bahkan, dampak negatif gadget bisa meningkatkan metabolisme glukosa otak di area tertentu.

Dalam penelitian National Institutes of Health’s National Institute on Drug Abuse, metabolism glukosa adalah indikator langsung aktivitas otak. Sel-sel otak menggunakan gula untuk energi.

Berdasar penelitian yang diterbitkan The Journal of American Medical Association itu, penggunaan ponsel selama 50 menit mengalami peningkatan metabolisme glukosa sekitar 7 persen di wilayah otak yang paling dekat dengan antena sebagaimana yang didokumentasikan positron emission tomography (PET). Otak manusia juga sensitif terhadap radiasi elektromagnetik yang dikirimkan oleh gadget. 

Bagaimana mengukur metabolisme otak?

Berdasar studi yang dilakukan, terdapat 47 sukarelawan sehat meletakkan gadget di telinga kiri dan kanan, kemudian melakukan pemindaian PET. Selanjutnya, dilakukan pengukuran metabolisme glukosa di otak dua kali.

Detailnya, satu kali diukur dengan ponsel kanan yang diaktifkan, tapi suara dimatikan selama 50 menit dengan kondisi gadget menyala. Satu kali lagi dengan ponsel yang dinonaktifkan. 

Hasilnya, saat melihat metabolisme otak secara keseluruhan dan membandingkan pemindaian PET, tidak terdapat perbedaan antara kondisi gadget yang hidup dan menyala. Namun, ditemukan efek regional seperti peningkatan 7 persen di area yang paling dekat dengan antena ketik gadget tersebut dinyalakan. 

Area yang dimaksud tersebut termasuk korteks orbitofrontal dan kutub temporal. Area tersebut sangat terlibat dengan fungsi-fungsi memori dan keterampilan kognitif lainnya. 

Sementara itu, peningkatan metabolisme glukosa tersebut bisa terlihat ketika seseorang melakukan tugas kognitif seperti menggerakkan jarinya. Itulah salah satu dampak negatif gadget

Radiasi dari gadget bisa mengganggu aktivitas otak 

Otak manusia dinilai sensitif terhadap radiasi elektromagnetik sehingga bisa mengganggu aktivitas otak. Pengaruh tersebut bisa berdampak negatif pada anak saat menghadap layar gadget. Karena itu, orang tua harus mengontrol serta membatasi waktu anak untuk menggunakan gadget secara berlebihan. 

Yang perlu diketahui, aktivitas otak yang terganggu bisa mengganggu kemampuan belajar anak-anak dan perilaku lainnya. Terdapat berbagai dampak negatif gadget yang berbahaya bagi kesehatan anak-anak, terutama pada otak sebagai berikut. 

Pengaruhi suasana hati

Akibat gelombang radio dari gadget yang menembus jauh ke dalam otak, pengaruh yang dirasakan pada anak sangat luar biasa. Salah satunya, mempengaruhi suasana hati yang tak terkendali.   

Aktivitas belajar terganggu 

Layaknya remaja, anak-anak juga kecanduan ponsel karena terlalu banyak bermain game bisa memengaruhi aktivitas anak dalam belajar. Dampak negatif gadget yang dirasakan ialah anak bisa tertinggal pelajaran di sekolah. 

Perilaku yang tidak pantas 

Dampak negatif penggunaan gadget lainnya adalah anak-anak bisa terlibat dalam perilaku yang tidak pantas. Misalnya, mengirim gambar atau teks yang tidak bermoral hingga mengakses situs pornografi. 

Malpraktik dalam ujian

Dalam melaksanakan ujian internal maupun eksternal, sebagian besar siswa melakukan malpraktek dan menyontek. Ada pula yang menggunakan gadget untuk mengirimkan jawaban atas ujian tersebut. 

Itulah beberapa dampak negatif gadget yang bisa mengganggu aktivitas otak pada manusia, terutama anak. Selain itu, anak-anak yang menggunakan ponsel secara berlebih memiliki kemungkinan mengembangkan tumor non-ganas di otak dan telinga. 

Agar tak mengakibatkan pengaruh kesehatan lainnya dalam jangka panjang, orang tua harus mengontrol serta mengedukasi penggunaan ponsel yang wajar bagi anak-anak sesuai kebutuhan mereka.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*