Cegah Penyakit Menular Seksual dengan Fiesta Kondom

fiesta kondom

Penyakit menular seksual bisa terjadi pada siapapun, khususnya bagi pasangan yang melakukan hubungan seks tidak aman, seperti bergonta-ganti pasangan ataupun hubungan seks di luar pernikahan. Memakai alat kontrasepsi, seperti Fiesta kondom, dapat menjadi cara untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit menular seksual tersebut. 

Apa yang ada di pikiran Anda terkait penyakit menular seksual? Kebanyakan orang akan langsung mengarahkan pikirannya ke HIV/AIDS. Tidak salah, HIV/AIDS memang merupakan salah satu penyakit menular seksual yang bisa menyebar lewat hubungan seksual yang tidak aman. Namun sejatinya, masih banyak lagi penyakit menular seksual yang harus Anda waspadai. 

Berikut ini adalah berbagai penyakit menular seksual lainnya yang tidak boleh dipandang remeh dan mesti dicegah penyebarannya. Melakukan hubungan seksual secara aman dan selalu memakai alat kontrasepsi menggunakan kondom dapat nmenjadi langkah preventif yang bijak untuk menghindari berbagai penyakit di bawah. 

Klamidia 

Klamidia merupakan jenis penyakit menular seksual yang paling banyak dilaporkan oleh orang-orang di Negeri Paman Sam. Penderita penyakit ini akan sering mengalami nyeri di perut bagian bawah disertai keluarnya cairan hijau atau kuning dari penis ataupun vagina. Bahkan jika tidak diobati, penyakit menular seksual ini dapat memicu penyakit radang panggul ataupun kemandulan. Sayangnya, banyak orang yang terlambat menyadari infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini. Pasalnya pada tahap awal, klamidia kerap tidak menampilkan gejala yang nyata. 

Gonore 

Sama seperti klamidia, jika tidak diobati, gonore dapat menyebabkan penyakit radang panggul bahkan sampai menimbulkan risiko kemandulan. Penyakit menular seksual yang satu ini dipicu oleh infeksi bakteri yang ditularkan melalu hubungan seksual lewat anal ataupun secara oral. Gejala dari penyakit menular seksual ini tidak lain rasa sakit ketika buang air kecil, cairan berwarna kuning dan hijau yang keluar dari alat kelamin, sampai rasa nyeri di perut bagian bawah Anda. Untuk mengobatinya, dokter biasanya memberikan antibiotik. 

Sipilis 

Gejala yang paling mudah ditangkap mata dari penyakit menular seksual yang satu ini adalah munculnya luka-luka kecil berbentuk bulat di alat kelamin, anus, atau bahkan mulut Anda. Luka ini dikenal dengan istilah chancre. Jika lekas diobati memakai antibiotik, penderita sifilis berkesempatan besar untuk sembuh. Namun jika dibiarkan, sipilis akan menimbulkan risiko yang lebih serius, mulai dari demam, nyeri kepala, sampai penurunan berat badan. Bahkan jika memasuki stadium akhir, penyakit ini bisa membuat penderitanya kehilangan penglihatan dan pendengaran, infeksi otak, sampai kematian. Besarnya fatalitas penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri ini mesti segera diinfeksi dengan selalu memakai Fiesta kondom tiap kali Anda melakukan hubungan seksual yang kurang sehat. 

HPV 

HPV merupakan singkatan dari Human Papilloma Virus. Ini merupakan jenis virus yang dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kulit ke kulit atau kontak seksual. Gejala HPV yang paling umum adalah munculnya kutil pada alat kelamin, mulut, atau tenggorokan. Infeksi virus ini bahkan bisa memicu kanker mulut, kanker serviks, kanker penis, juga kanker dubur.  Tidak ada pengobatan untuk HPV. Namun, infeksi HPV sering hilang dengan sendirinya. Selain menggunakan Fiesta kondom, mengantisipasi agar tidak tertular HPV dapat dengan cara melakukan vaksinasi HPV. 

HIV 

HIV dapat merusak sistem kekebalan dan meningkatkan risiko tertular virus atau bakteri lain dan mengembangkan kanker tertentu. Jika tidak diobati, infeksi HIV dapat menjadi AIDS. Pada tahap awal, gejala dari penyakit menular seksual ini, antara lain demam meriang, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan ruam. Belum ada obat untuk HIV, tetapi pilihan pengobatan tersedia untuk mengelolanya. Pengobatan dini dan efektif dapat membantu orang dengan HIV memiliki kesempatan hidup sama besar dengan mereka yang tidak menderita HIV. 

Herpes 

Herpes adalah nama singkat untuk virus herpes simpleks (HSV). Ada dua jenis utama virus, HSV-1 dan HSV-2. Keduanya dapat ditularkan secara seksual. Ini adalah penyakit menular seksual yang sangat umum. Gejala herpes yang paling umum adalah luka melepuh. Dalam kasus herpes genital, luka ini berkembang pada atau di sekitar alat kelamin. Pada herpes oral, mereka berkembang pada atau di sekitar mulut. Luka herpes umumnya mengeras dan sembuh dalam beberapa minggu. Namun, ini akan menjadi sangat berbahaya apabila diidap oleh wanita hamil. Pasalnya, infeksi virus bisa menular ke janin dan berisiko menimbulkan kecacatan atau kematian. 

Jangan main-main dengan penyakit menular seksual. Sayangi diri Anda pasangan dengan memakai Fiesta kondom untuk aktivitas seksual yang terjaga dan aman dari infeksi menular seksual. 

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*