Apakah Pemberian SGM Ananda Pada Bayi 0 – 6 Bulan Diperbolehkan?

sgm ananda

ASI dicampur susu formula kerap kali dilakukan ibu yang tidak bisa memberikan ASI secara optimal. WHO merekomendasikan ibu menyusui untuk memberi ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. Berbagai macam jenis dan merek susu formula untuk bayo 0 – 6 bulan memang banyak yang beredar di masyarakat. Salah satunya adalah SGM Ananda 1.

Susu formula SGM Ananda 1 ini memang ditujukan untuk bayi baru lahir yang merupakan pilihan terjangkau untuk para orangtua. Biarpun begitu, susu ini mengandung protein whey yang membantu si Kecil mendapatkan pertumbuhan yang maksimal. Begitu pun dengan nutrisinya yang dilengkapi dengan prebiotik FOS inulin yang bisa menunjang kesehatan pencernaan.

Pemberian ASI eksklusif memang ideal untuk bayi. Namun, jika tidak memungkinkan, Anda dapat melakukan pemberian ASI dan susu formula secara bergantian. Adapun beberapa alasan mengapa ibu dapat melakukan hal tersebut, di antaranya

  1. Tidak menghasilkan cukup ASI

Kurangnya produksi ASI membuat ibu melakukan ASI dicampur susu formula. Sebagian ibu mengalami ASI tidak lancar. Ini membuat asupannya tidak cukup untuk bayinya. Perubahan hormonal, operasi payudara sebelumnya, obat-obatan tertentu, dan usia dapat berkontribusi terhadap masalah ini. Oleh karena itu, ASI kurang ditambah susu formula merupakan salah satu solusi

  1. Memiliki bayi kembar

Bayi kembar membuat kebutuhan ASI meningkat sehingga diakali dengan ASI campur susu formula. Ibu dengan bayi kembar harus memiliki persediaan ASI yang banyak. Namun, tidak jarang kondisi ini bisa membuat ibu kewalahan sehingga kekurangan pasokan ASI. Selain itu, ASI ibu juga bisa lebih cepat terkuras untuk memenuhi kebutuhan kedua bayinya.

  1. Membutuhkan waktu tidur

ASI dicampur susu formula diberikan jika ibu sedang tidur. Ibu yang memiliki bayi baru lahir umumnya hanya memiliki sedikit waktu untuk tidur karena Si Kecil sering terbangun untuk menyusu.  Kondisi ini dapat membuat ibu kelelahan dan kurang tidur sehingga membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat.

  1. Kembali bekerja

Kerja membuat ibu tidak sempat memberikan ASI sehingga harus melakukan ASI campur susu formula. Ketika harus kembali bekerja, tidak sedikit ibu yang kesulitan untuk memberikan ASI eksklusif. Selain pumping, pemberian ASI dan susu formula secara bergantian pun dapat menjadi solusinya.  Susu formula mengandung vitamin, karbohidrat, lemak, dan protein sehingga kebutuhan nutrisi bayi pun tetap bisa terpenuhi. Meski begitu, akan lebih baik jika pemberian ASI lebih dominan daripada susu formula karena Si Kecil membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencernanya.

Pemberian ASI dan susu formula secara bersamaan boleh dilakukan. Pada beberapa kasus, jumlah ASI yang sedikit bisa ditambah susu formula supaya bisa memenuhi kebutuhan bayi. Akan tetapi, hal tersebut tentu saja tidak boleh dilakukan sembarangan. Sebelum memberikan ASI yang dicampur susu formula, berikut sejumlah hal yang perlu Anda perhatikan

  • Jika menggunakan susu formula bubuk, Anda harus menyeduhnya dulu sesuai petunjuk dalam kemasan menggunakan air minum yang bersih.
  • Tidak boleh menggunakan ASI dicampur sufor sebagai pengganti air untuk melarutkan atau menambahkan bubuk susu formula langsung ke botol ASI karena bisa mengubah nutrisinya sehingga berbahaya bagi bayi.
  • Jangan pula menambahkan air yang berlebihan ke dalam susu formula karena dapat mengurangi nutrisi. Sementara, air yang terlalu sedikit bisa membebani ginjal dan saluran pencernaan bayi.
  • Setelah menyeduh susu formula dengan takaran air yang tepat, Anda dapat menambahkan ASI. 
  • Botol susu berisi ASI dicampur susu formula pun siap diberikan untuk bayi.

Berdasarkan penjelasan di atas, pemberian susu formula seperti susu SMG Ananda 1 ini tidak ada salahnya. Pemberian susu formula boleh dilakukan dengan beberapa kondisi yang diperlukan dan sudah didiskusikan dengan dokter.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*