Apa Saja Pantangan Diet OCD? Ini Penjelasannya!

Diet OCD atau intermittent fasting merupakan suatu cara menurunkan berat badan dengan mengatur jadwal atau pola makan. Orang yang melakukan diet OCD dapat mengonsumsi kalori dalam jumlah sangat sedikit atau bahkan tidak mengonsumsinya sama sekali. Sama seperti metode diet lainnya, ada beberapa pantangan diet OCD yang harus dihindari.

Daftar Pantangan Diet OCD

Salah satu metode dari diet OCD adalah diet 16:8. Artinya Anda akan berpuasa selama 16 jam dan dapat makan dalam waktu 8 jam sehari. Waktu 8 jam sehari itu disebut jendela makan, dan saat jendela makan tiba, Anda bisa mengosumsi apapun.

Namun sayangnya banyak yang salah dalam menerapkan diet OCD. Bagi Anda yang ingin melakukan diet OCD, berikut beberapa pantangan diet OCD yang harus Anda perhatikan.

Diet ketofastosis dianggap lebih efektif dalam menurunkan berat badan
  1. Mengonsumsi Kafein di Pagi Hari

Banyak orang yang mengonsumsi kafein di pagi hari untuk menghilangkan rasa kantuk. Padahal yang harus Anda konsumsi adalah air putih. Karena minuman berkafein memiliki efek diuretik sekaligus bisa meningkatkan kadar gula darah terutama saat Anda mengonsumsinya dengan gula.

Ganti asupan kafein dengan air putih. Air putih juga wajib Anda konsumsi di luar waktu jendela makan. Meski diet OCD mengharuskan Anda berpuasa selama 16 jam, bukan berarti dalam waktu tersebut Anda tidak boleh minum sama sekali. Ingatlah, ini bukan puasa keagamaan. Dalam diet OCD, Anda tetap harus minum air putih meskipun tidak berada dalam waktu jendela makan.

20 hingga 30 persen asupan air berasal dari makanan yang Anda makan. Saat Anda melakukan intermittent fasting, Anda harus mengganti asupan air yang hilang dari makanan dengan meningkatkan konsumsi air putih.

Jika Anda memang ingin mengonsumsi kafein, usahakan jangan di pagi hari dan jangan menambahkan gula atau susu.

  1. Makan Berlebihan

Meski pada waktu jendela makan, Anda diperbolehkan makan apapun namun jangan makan secara berlebihan terutama jika makanan tersebut tinggi kalori. Usahakan untuk makan sewajarnya dengan berhenti makan di saat Anda kenyang.

Selain itu, konsumsi makanan sehat karena makanan sehat seperti sayuran atau buah-buahan dapat memberikan energi yang cukup saat waktu puasa dimulai. Hindari makanan dengan kalori tinggi dan makanan yang dapat meningkatkan gula darah Anda. Karena makanan yang mengandung gula hanya dapat membuat Anda merasa kenyang sementara.

Meski begitu jangan juga mengonsumsi kalori terlalu sedikit. Konsumsi kurang dari 800 kalori per hari memang dapat membuat berat badan Anda turun secara signifikan, namun juga dapat meningkatkan keropos tulang.

  1. Hindari Soda

Selain minuman berkafein, soda juga salah satu pantangan diet OCD. Minuman bersoda mengandung banyak gula yang bisa membuat Anda merasa sangat lapar saat berpuasa dan akhirnya membuat Anda makan berlebihan saat masuk jendela makan. Itu karena minuman bersoda dapat membuat Anda lebih cepat kenyang, hasilnya tentu Anda akan lebih cepat lapar. Daripada minuman bersoda, Anda bisa mendapatkan alternatif makanan manis dari buah-buahan.

  1. Tidak Berolahraga

Banyak orang yang menghindari olahraga dengan alasan lemas karena berpuasa. Padahal puasa bukanlah halangan untuk berolahraga. Tetap aktif berolahraga selama puasa bisa membuat diet OCD yang Anda lakukan sukses. Diet OCD akan membakar lemak, dan olahraga akan membantu Anda untuk membentuk otot sehingga mendapatkan tubuh yang ideal. Berolahraga saat intermittent fasting akan membakar sekitar 20 persen lemak tubuh Anda. Jadi usahakan untuk tetap berolahraga selama tiga hingga lima jam per hari selama seminggu.

Dengan menghindari pantangan diet OCD, maka tingkat keberhasilan diet yang Anda lakukan akan semakin besar.

Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*