Alasan Kurma Safawi Sangat Menyehatkan

Kurma Safawi merupakan jenis kurma yang menjadi primadona Asia dan negara-negara Barat saat ini. Asli dari daerah Madinah di Arab Saudi, kurma Safawi memiliki tekstur yang lembut dan dikarakterisasikan dengan warnanya yang hitam gelap. Selain itu, tingkat produktivitas kurma Safawi juga tinggi, membuatnya mudah tersedia kapan saja sepanjang tahun. Selain kemudahan untuk didapatkan, kurma Safawi banyak diminati karena manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya. 

Hal tersebut dikarenakan kurma Safawi memiliki profil nutrisi yang sangat baik. Karena kebanyakan produk kurma dikeringkan, kandungan kalori akan lebih tinggi dibandingkan dengan kebanyakan buah segar lainnya, sama tingginya dengan kandungan kalori pada kismis dan buah ara. Kebanyakan kalori di buah kurma berasal dari karbohidrat, dengan sisanya berasal dari protein kecil. Meskipun kandungan kalori cukup tinggi, kurma mengandung beberapa mineral dan vitamin serta serat yang penting seperti kalium, magnesium, tembaga, mangan, zat besi, dan vitamin B6. Kurma juga tinggi kandungan antioksidan, yang memberikan manfaat kesehatan utama dari buah ini. 

Serat dalam kurma

Mendapatkan cukup asupan serat sangat penting untuk kesehatan tubuh keseluruhan Anda. Dalam 3,5 ons sajian kurma, terkandung sekitar 7 gram serat di dalamnya. Menambahkan kurma ke dalam menu diet harian Anda merupakan langkah baik untuk meningkatkan asupan serat yang dibutuhkan oleh tubuh. Serat sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dengan cara mencegah konstipasi. Serat dapat membuat buang air besar menjadi lebih teratur dengan cara berkontribusi terhadap pembentukan feses. Dalam sebuah penelitian, 21 orang yang mengonsumsi 7 buah kurma per hari selama 21 hari mengalami peningkatan frekuensi feses dan memiliki peningkatan buang air besar yang cukup signifikan dibandingkan dengan saat mereka tidak mengonsumsi kurma Safawi. Selain itu, serat dalam buah kurma dipercaya bermanfaat untuk mengatur gula darah. Serat memperlambat pencernaan dan dapat membantu mencegah level gula darah naik terlalu tinggi setelah Anda makan. Untuk alasan inilah kurma memiliki indeksi glikemik (GI), yang mengukur seberapa cepat gula darah naik setelah mengonsumsi makanan tertentu. 

Tinggi antioksidan pelawan penyakit

Buah kurma mengandung berbagai antioksidan yang memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti mengurangi risiko berbagai penyakit berbahaya. Antioksidan dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari radikal bebas, yang mana merupakan molekul tidak stabil yang dapat menyebabkan reaksi berbahaya di dalam tubuh dan mengakibatkan penyakit. Dibandingkan dengan jenis buah yang sama, misalnya buah ara dan buah plum kering, kurma Safawi memiliki kandungan antioksidan yang paling tinggi. Tiga kandungan antioksidan utama dalam kurma adalah:

  • Flavonoid. Flavonoid adalah antioksidan yang kuat yang dapat membantu mengurangi peradangan dan telah dipelajari akan potensinya dalam mengurangi risiko diabetes, penyakit Alzheimer, dan beberapa jenis penyakit kanker. 
  • Carotenoid. Carotenoid telah terbukti dapat menunjang kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko gangguan yang berhubungan dengan mata, seperti degenerasi makula. 
  • Asam fenolat. Dikenal dengan sifat anti-peradangan yang dimilikinya, asam fenolat dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung. 

Kurma Safawi juga memiliki potensi manfaat kesehatan lainnya, seperti kesehatan tulang dan kontrol gula darah. Kurma Safawi mengandung beberapa mineral, termasuk fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium yang semuanya telah diteliti memiliki potensi dalam mencegah kondisi yang berhubungan dengan tulang, seperti osteoporosis. Selain itu, karena kandungan serat, antioksidan, dan rendahnya indeks glikemik dalam kurma safawi, buah ini sangat bermanfaat dalam perawatan diabetes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*