Ajarkan Anak 7 Tata Krama Ini

tata krama

Apa yang Anda pikirkan ketika melihat seseorang yang tidak sopan? Pasti menyebalkan, bukan? Jangan sampai pikiran Anda tersebut menjadi pikiran orang lain kepada anak Anda ketika mereka dewasa kelak. Mengajari anak tata krama sedari dini menjadi strategi agar anak dapat menjadi pribadi yang penuh sopan santun dan mudah diterima orang lain ketika ia dewasa. 

Banyak tata krama yang perlu diajarkan orang tua ke anaknya. Namun ingatlah, mengajari anak tata krama tidak bisa langsung dalam jumlah banyak. Ajari tata krama satu per satu dan mulailah dari hal-hal yang mudah dipraktekkan oleh si kecil dalam kehidupan sehari-harinya. 

Berikut ini adalah tata krama yang bisa Anda ajarkan kepada si kecil dari usianya belum menginjak 3 tahun! Terlihat remeh? Namun nyatanya, beragam tata krama di bawah ini dapat sangat berpengaruh untuk hidup anak sampai dewasa kelak. 

  1. Cara Menyapa

Mungkin Anda tidak berpikir sebelumnya bahwa cara menyapa sangat penting diajarkan kepada si kecil. Padahal, cara menyapa kerap menjadi kunci pemikiran orang mengenai kesopanan orang lain. Ajari anak cara menyapa teman-temannya yang sepantaran. Tentunya cara menyapa untuk teman-temannya berbeda dengan cara menyapa anak kepada orang tua maupun orang yang lebih tua. Jelaskan perbedaan tersebut kepada si kecil agar ia lebih memahami tata krama memanggil orang lain.

  1. Meminta Izin 

Anak-anak pada awalnya pasti suka mengambil sesuatu tanpa bilang-bilang. Itu karena ia belum mengerti mengenai tata krama mengambil barang. Jangan sampai kebiasaannya mengambil sesuatu tanpa izin terus berlanjut hingga dewasa. Jelaskan kepadanya bahwa setiap tindakan mengambil sesuatu yang bukan miliknya harus dilakukan dengan izin orang yang mempunyai barang tersebut. Tanyakan kepada pemilik barang mengenai ketersediaannya meminjamkan barang tersebut. Jika diizinkan, barulah ia dapat mengambil barang yang dikehendaki. 

  1. Tolong dan Terima Kasih 

Kata “tolong” dan “terima kasih” sering menjadi standar penilaian kesopanan seseorang. Jadi, biasakan anak menggunakan kedua kata tersebut. Ajari bahwa jika meminta seseorang melakukan sesuatu, kata tolong sebaiknya dipakai agar tidak ada kesan memerintah. Jangan lupa mengucapkan kata terima kasih untuk setiap perbuatan orang lain yang sudah melakukan sesuatu kepada si anak. 

  1. Tepat Waktu 

Jangan biarkan anak Anda menjadi pribadi yang tidak disiplin. Mulailah mengajarkan kedisiplinan sedari kecil. Kunci utama dari mengajari jenis tata krama yang satu ini adalah memastikan anak tepat waktu. Berikan anak pemahaman bahwa sesuatu harus dilakukan tepat pada momennya. Sebagai contoh, Anda bisa mengajarkan tepat waktu untuk bangun pagi. Ajari pula anak untuk selalu tepat waktu untuk mandi ataupun makan. 

  1. Berbicara dengan Sopan 

Anak suka sebal melihat orang yang suka teriak-teriak ketika berbicara karena menunjukkan ia kurang sopan? Jangan sampai, anak Anda juga berlaku demikian. Ajari anak cara berbicara dengan sopan sedari kecil. Yang perlu Anda sampaikan dalam menjelaskan tata krama berbicara adalah kata-kata yang pantas atau tidak pantas serta intonasi yang anak pakai untuk menyampaikan sesuatu. 

  1. Tata Cara Makan 

Tata krama seseorang dapat terlihat ketika ia sedang makan, apakah makannya rapi dan apakah ia serakah atau tidak? Pastikan anak Anda mendapat ajaram mengenai tata krama di meja makan dari kecil. Ajari anak mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika sedang di meja makan. Sebagai contoh, ajari anak bagaimana cara menggunakan garpu dan sendok agar makan tidak berisik. Jelaskan pula bahwa seluru makanan yang di meja bukan hanya untuk dirinya, namun ia juga harus berbagi ke orang lain. 

  1. Tanggung Jawab 

Mungkin Anda berpikir agak sulit mengajari anak tata krama yang satu ini di usianya yang masih sangat belia. Padahal, Anda dapat mengajari tanggung jawab kepada anak lewat hal-hal yang simpel. Sebagai contoh biarkan anak yang membereskan mainannya sendiri. Minta anak untuk menyusun kembali mainannya setiap kali habis bermain. Dari sana ia akan sadar bahwa apa yang ia lakukan harus ia sendiri yang membereskan. 

*** 

Walaupun terkesan remeh, tata krama di atas bisa sangat berpengaruh ke masa depan anak. Jangan bosan untuk terus mengajari anak mengenai tata krama tersebut. Anak mungkin sering lupa dengan apa yang diajarkan. Tapi, jika Anda terus mengulang pengajarannya, pasti lambat laun ia akan memahaminya.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*